Pasca Bupati Bogor Jadi Tersangka, Kantor PUPR, BPKAD & Pendopo Di Geledah KPK

0
106

Bogor | newskabarnegeri.com – Pasca ditetapkanya Bupati Ade Yasin (AY) dan 3 Anak Buahnya beserta 4 Oknum Pegawai BPK sebagai Tersangka Dugaan Suap Audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2021, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melakukan penggeledahan ke sejumlah kantor Dinas dan PendopoKabupaten Bogor, Kamis (28/4/2022).

Penggeledahan pertama dilakukan tim Penyidik KPK di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tindakan ini dilaksanakan mengingat dua pejabat di dinas tersebut yakni Maulana Adam (MA) Selaku Sekretaris dan Rizki Taufik (RT) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas tersebut turut ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah penggeledahan di kantor Dinas PUPR, penyidik KPK keluar dengan membawa koper dan dus yang diduga berisi dokumen terkait dengan kasus OTT yang menjerat Bupati Bogor, AY.

Kedua, penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor. Pemeriksaan dilakukan karena Ihsan Ayatullah (IA) sebagai Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor juga ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Dukung Geopark, Cibungbulang Butuh Pembangunan Infrastruktur Wisata

Kasubag Rumah Tangga Setda Kabupaten Bogor Dadan Nurdiansyah yang turut menyaksikan penggeledahan di Pendopo Bupati Bogor, membenarkan bahwa KPK telah mendatangi Pendopo Bupati Bogor dan membawa sejumlah dokumen.

“Untuk ruangan apa saja yang digeledah dan lainnya saya tidak bisa berkomentar karena bukan wewenang,” kata Dadan Nurdiansyah kepada wartawan, Kamis (28/04/2022)

Sementara itu Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya mebenarkan bahwa memang Tim Penyidik KPK tengah melakukan penggeledahan, di sejumlah tempat di Komplek Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor.

“Informasi yang kami terima tim penyidik melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di lingkungan Pemkab Bogor,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).

Baca Juga :  Desa Sukaluyu Serap Banprov Jabar Rp. 115 Juta

Sekitar pukul 16.50 WIB, rombongan penyidik dari KPK terlihat keluar dari pendopo dengan membawa 3 koper besar berwarna merah dan hitam, koper-koper itu diangkut ke dalam mobil kemudian rombongan yang menggunakan tiga unit mobil ini langsung meninggalkan lokasi. (Rn)

Tinggalkan Balasan