TKSK Bilang Bebas, KPM Rancabungur Akui Belanja di Warung Yang Ditentukan

0
68

Bogor | newskabarnegeri.com – Tujuh Desa di wilayah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor serentak menyalurkan BLT Minyak Goreng dan BPNT tahap pertama tahun anggaran 2022, Rabu (20/04/2022).

Dari ke tujuh desa yang menyalurkan bantuan tersebut yakni, Desa Rancabungur, Mekarsari, Candali, Pasirgaok, Bantarjaya, Bantarsari dan Cimulang.

Disamping giat penyaluran bantuan tersebut, ada beberapa desa yang dibarengi dengan giat Vaksin tahap satu, dua dan Booster untuk mengantisipasi warga yang ingin melakukan mudik lebaran.

Informasi yang dihimpun, para KPM setelah melakukan vaksinasi tahap pertama, kedua maupun booster langsung menerima bantuan tersebut senilai 500 Ribu Rupiah per KPM dari bantuan BLT subsidi minyak goreng dan BPNT secara tunai untuk tahap pertama tahun 2022.

TKSK Kecamatan Rancabungur, Didin Amaludin menjelaskan bahwa penyaluran bantuan program BPNT yang bersubsidi minyak goreng dilakukan serentak oleh tujuh desa yang ada di wilayah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Penyaluran bantuan itupun dimonitor langsung oleh dirinya beserta jajarannya.

“Alhamdulilah, giat penyaluran program BPNT yang bersubsidi Minyak Goreng dengan total senilai 500 Ribu Rupiah per KPM, yang dilaksanakan secara serentak di tujuh desa yang ada di wilayah Rancabungur kemarin berjalan dengan kondusif,” ucap Didin kepada wartawan, Kamis (21/04/2022).

Baca Juga :  BINTEK PENINGKATAN SDM PENGELOLA OBJEK PARIWISATA

Didin menjelaskan, dari ketujuh desa tersebut masing-masing menyalurkan yakni, Desa Rancabungur 852 KPM, Pasirgaok 683 KPM, Mekarsari 754 KPM, Cimulang 767 KPM, Candali 808 KPM, Bantarsari 746 dan Bantarjaya sebanyak 1172 KPM.

Didin harapan KPM ini membelanjakan uang bantuan ini sesuai dengan peruntukannya yaitu 200 Ribu dibelanjakan untuk sembako dan 300 Ribu itu dibelanjakan untuk subsidi silang. Numun dirinya mengaku tapi sulit untuk memantau uang Bantuan dibelanjakan atau tidak karena KPM menerima uang tunai.

“Saking banyaknya kita juga tidak bisa memonitoring satu-satu dari KPM, jadi untuk hal itu kita kembali lagi ke hati nurani mereka, kalo mereka masih membutuhkan Sembako mereka membeli Sembako dan Sembako ini juga bebas belanja di mana saja baik di e-Warong maupun di warung tetangga,” tutur Didin.

Namun hal berbeda ditemukan newskabarnegeri.com, KPM yang sudah mendapatkan bantuan tersebut seakan diarahkan ke Warung atau e-Warong yang sudah ditunjuk.

Baca Juga :  Sekretaris Desa Tapos II : Berarti Bank Donk Yang Salah

“Syaratnya harus di suntik vaksin, KTP dan KK dan saya dapet undangan juga, bantuanya nanti mau dibelikan Sembako, nanti beli di warung yang sudah ditunjuk di Agen, diinformasikan ama Pak RT,” tutur Mariam warga Desa Rancabungur, Rabu (20/08/2022).

Hal yang sama juga diungkapkan Ibu Eje, dirinya dapet info pengambilan bansos dari Bu RW dan Bu RT, syaratnya KK, KTP ama surat Vaksin.

“Dapetnya 500 buat beli minyak ama beras. Warungnya kan ada Agenya, ada yang di warung ada yang di agen biasa ngambil beras,” tutur KPM yang berasal dari RT.02/RW.07, Desa Rancabungur.(Hrs/Rd)

Tinggalkan Balasan