Mensos Akan Gunakan Aplikasi Berbasis Qris untuk Belanja KPM BPNT di E-Warung

0
31

Jakarta | newskabarnegeri.com – Untuk mencegah terjadinya pemotongan dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kementerian Sosial sedang melakukan uji coba digitalisasi pencairan BPNT ataupun program sembako untuk pembelanjaan di E-Warong dengan menggunakan aplikasi berbasis Qris.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam webinar dengan tema “Bantuan Sosial dan Peran Pencegahan Korupsi di Masa Pandemi” yang dilakukan oleh Jaringan Pencegahan Korupsi (Jaga) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis, (19/08/2021).

“Nantinya akan kelihatan siapa yang membeli, apa saja dengan dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” kata Tri Rismaharini.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah juga menjadi pembicara menyampaikan, sejumlah kendala yang dihadapi oleh pemerintah daerah, khususnya Kota Tangerang terkait data pengajuan dan penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat.

“Harapannya ada solusi ke depan agar kendala terkait data bisa terintegrasi, terlebih terkait validasi data,”

“Di Kota Tangerang sejauh ini menggunakan aplikasi Si Data untuk mendata masyarakat sebagai penerima Bansos,” terang Walikota.

Walikota juga menerangkan, gagasan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Sosial agar penyaluran bantuan sosial dapat memanfaatkan aplikasi dompet digital, untuk mempermudah masyarakat dalam pemanfaatan dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

“Sekaligus untuk meminimalisir peluang maupun kesempatan bagi oknum yang hendak melakukan pungutan kepada penerima bantuan,” paparnya.

Kegiatan webinar tersebut juga diikuti oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh serta Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan. (H.Supendi)

Tinggalkan Balasan