Risma Sediakan Sistem Aduan Bagi Warga Penerima Bansos

0
22

Jakarta | newskabarnegeri.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini akan membuat sistem usul sanggah bagi Penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang merasa tidak mendapat bantuan secara tepat dan tidak sesuai ketentuan.

Dikutip dari cnnindonesia.com Risma mengatakan sistem usul sanggah ini rencananya bisa diakses melalui aplikasi yang akan dibuat Kemensos.

“Kami buat aplikasi usul sanggah untuk Bansos. Jadi nanti kalau seseorang merasa dia berhak menerima bansos atau melihat ada yang tidak berhak menerima, dia bisa mengusulkan lewat aplikasi tersebut,” kata Risma dalam konferensi pers virtual, Senin (16/8/2021).

Selain itu, sistem usul sanggah juga bisa melaporkan jika ada penerima Bansos yang mendapat bantuan kurang dari semestinya. Setiap penerima dalam program Bansos Kemensos bisa melaporkan dugaan kecurangan melalui sistem tersebut.

“Pelibatan masyarakat diperlukan, kalau mengetahui ada dugaan kecurangan atau seseorang tidak berhak mendapat Bansos, bisa langsung disampaikan dan akan ditindaklanjuti tim kami di lapangan,” kata Risma.

Selain itu, Risma juga menjelaskan pihaknya menambah jumlah penerima Bansos BPNT.

Sebelumnya penerima bansos BPNT berjumlah 18,8 juta keluarga. Penerima Bansos BPNT mendapatkan bantuan sembako dengan nilai Rp200 ribu per bulan yang disalurkan melalui transfer tunai PT Pos, dan dibelanjakan di e-warong.

Jumlah BPNT bertambah menjadi 5,9 juta keluarga untuk periode Juli-Desember 2021 ini. Sehingga total penerima bansos BPNT menjadi 24,7 juta keluarga.

“Jadi ini memang ada usulan Pemda sebanyak 5,9 juta keluarga untuk penerima Bansos BPNT, jadi ke depan ada 24,7 juta keluarga yang masuk program BPNT,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan