Politisi PPP Dorong Revitalisasi Pabrik Pupuk Indonesia

0
28

Jakarta | newskabarnegeri.com – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PPP Elly Rachmat Yasin mendorong pelaksanaan Inpres No. 2 Tahun 2010 tentang Revitalisasi Industri Pupuk, yang mengamanatkan revitalisasi dan pembangunan pabrik pupuk baru di tanah air.

Menurutnya, kondisi pabrik yang seperti itu sulit diharapkan. Karenanya ia mendorong agar Pupuk Indonesia segera merealisasikan revitalisasi dan bikin pabrik baru, salah satunya pabrik pupuk di Bintuni, Papua Barat.

“Sedangkan mengenai proyek Bintuni, kami mendorong agar dipercepat pembangunannya. Berharap bisa beroperasi sebelum 2027. Selain dapat mencukupi kebutuhan pupuk di kawasan tersebut juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya dilansir dari ppp.or.id, Jumat (25/6/2021).

Lanjut Elly menjelaskan kalau pupuk sangat bermanfaat untuk usaha tani dan pangan. Karenanya, dalam pengadaan, penyaluran dan penggunaan pupuk perlu selalu diawasi. Meski demikian, keluhan terkait industri dan penyaluran pupuk masih saja terjadi, terutama pupuk bersubsidi.

“Kami melihat kapasitas produksinya masih terbatas sehingga sering muncul persoalan dalam distribusinya. Sebab itu kami tekankan kepada Pupuk Indonesia bahwa sebagai BUMN harus mewujudkan tanggung jawabnya memenuhi kebutuhan pupuk nasional, khususnya pupuk subsidi,” ungkapnya.

Elly juga menyoroti terkait disparitas harga antara pupuk subsidi dengan nonsubsidi, dan juga disparitas harga antara beberapa wilayah. padahal ketergantungan masyarakat terhadap pupuk murah (subsidi) cukup besar. “tentu ini berpotensi disalahgunakan,” terangnya.

Diketahui, ternyata dari 20 pabrik pupuk yang dimiliki BUMN sebagian besar sudah tua yakni berusia di atas 20 tahun. Akibatnya, pemakaian bahan baku berupa gas menjadi lebih boros dengan kemampuan produksi terbatas. (*)

Tinggalkan Balasan