Itjen Kemensos & Kejagung RI Panggil 4 Kecamatan, Atiek : Jangan Sampai Dibuat Formalitas Saja

0
12

Bogor | newskabarnegeri.com – Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tim Jaksaan Agung Muda Intelejen, Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) telah memeriksa dan memintai keterangan Pelaksana Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau Program Sembako yang biasa disebut BPNT Empat Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Empat Kecamatan tersebut diantaranya, Kecamatan Rancabungur, Tenjolaya, Leuwiliang dan Nanggung. Pemeriksaan dan keterangan yang diminta kepada para pelaksana itu, terkait carut-marutnya program BSP yang ada di Kabupaten Bogor, para pelaksana dipanggil dalam 2 sesi, sesi pertama pada Kamis (27/05/2021) dan sesi kedua pada Rabu (02/06/2021).

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Markas Pejuang Bogor (MPB) Atiek Yulis Setyowati, SH mengapresiasi kinerja Tim Itjen Kemensos dan Jaksaan Agung Muda Intelejen Kejagung RI yang telah memenggil pelaksana BSP di 4 Kecamatan.

“Saya sangat mengapresiasi tindakan Itjen Kemensos dan Kejagung RI, sehingga permasalahan program BSP atau BPNT ini bisa terungkap di Kabupaten Bogor, hal ini saya nilai adalah tindakan tegas dari pemerintah pusat atas Carut-marut yang ada di lapangan,” tutur Atiek, Kamis (03/06/2021).

Atiek juga berharap tindakan yang sudah diambil pihak Itjen Kemensos dan Kejagung RI bukan hanya formalitas saja, masyarakat Indonesia khusus Kabupaten Bogor berharap ada progres yang maksimal terkait permasalahan BSP ini.

“Jangan sampai ini dibuat hanya formalitas saja, harus ada progres dan hasil yang maksimal, kita selaku Masyarakat Bogor berharap para oknum ini terungkap dan diberikan hukuman yang maksimal, karena program ini bukan hanya unggulan di Kemensos tapi juga merupakan program Kemanusian bagi masyarakat Miskin yang di cetuskan Pak Presiden,” tuturnya. (Randi)

Tinggalkan Balasan