Diduga Tertipu Investasi EDCCash, Dian Kehilangan Uang Rp. 5 M & 2 Rumah

0
158

Bogor | newskabarnegeri.com – Investasi bodong E-Dinar Coin Cash (EDCCash) kembali memakan korban, kali ini menimpa Dian Pucuk (35) warga Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Dirinya harus kehilangan uang sebesar 5 Miliyar akibat investasi bodong EDCCash tersebut, Dian juga harus kehilangan 2 rumahnya. Akibat hal tersebut Dian berserta rekannya, akan melaporkan kasus dugaan penipuan ini ke Polda Jawa Barat.

“Saya sudah tidak memiliki apa apa, 2 rumah saya dijual, bahkan bukan saya saja yang mengalami hal ini, saya hanya salah satu korban dari nasabah investasi Bodong EDCCash, bahkan jumlahnya itu ratusan dan di berbagai daerah di kota maupun di Indonesia,” ujarnya Dian yang saat ini tinggal di Rumah Kontrakan Petak karena diduga Tertipu Investasi EDCCash, Kamis (15/04/2021).



Sebelumya Dian tertarik dengan EDCCash lantaran Investasi Coin Crypto yang di tawari oleh Haji Mulyana, warga Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, setelah Ia bergabung dirinya juga mengajak rekan dan keluarga mencapai 40 orang untuk ikut berinvestasi di EDCCash.

“Dari 40 orang yang diajak berinvestasi kisaran nominalnya berbeda-beda, ada yang 5 Juta Rupiah, bahkan sampai ratusan juta, setelah bergabung saya setorkan uang dari kerabatnya kapada Owner EDCCash yang bernama Abdul Rahman Yusuf,” tuturnya.

Namun sayang setelah satu tahun dia berinvestasi bersama rekannya, hasil tersebut tidak bisa dicairkan, hingga dirinya meminta pertanggungjawaban kepada Owner EDCCash, dan dirinya mendatangi kediaman Owner di Bekasi Jawa Barat.

“Saya sudah tidak memiliki apa apa, rumah saya habis dijual, Bahakan perabotan rumah tetangganya turut jadi jaminan untuk nasabahnya,” imbuhnya.

Lanjut dia, dirinya akan berencana besok akan mendatangi Polda Jabar untuk mengenai kasus Dugaan Investasi Bodong EDCCash. “Saya besok akan datang ke Polda Jabar untuk melaporkan hal ini, kita mendapatkan laporan dari pihak EDCCash sistem sedang di perbaiki sudah hampir 7 bulan tidak ada titik temu,” kata Dian.

Semantar itu Dian pernah bersama puluhan warga asal Jabodetabek mengeruduk kediaman Abdul Rahman Yusuf Owner EDCCash, pada Selasa (13/4/2021).

Kuasa Hukum warga yang merasa tertipu dengan Investasi EDCCash, Agus mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP / 1815 / IV / YAN.2.5 / 2021 / SPKT PMJ pada tanggal 5 April 2021 dengan terlapor atas nama Abdul Rahman Yusuf yang tak lain adalah Owner dari EDC Cash.

“Saya sudah bertemu dengan pihak manajemen dan hasilnya mereka akan mengembalikan uang,” ujar Agus, Selasa (13/04/2021).

Kanit Polsek Pondok Gede, Iptu Santri Dirga mengatakan selama sebulan terakhir ini, rumah Abdul Rahman Yusuf memang kerap didatangi orang.

“Setiap hari itu ada dua sampai tiga orang yang datang ke rumah itu,” kata Dirga.

Dirga menjelaskan, warga setempat sempat resah atas kedatangan banyak orang. Apalagi, mereka ada yang berteriak-teriak dan jumlahnya tidak sedikit.

“Fungsi kami hanya menjaga stabilitas keamanan warga, jadi kami tidak tahu soal laporan yang dibuat oleh pelapor,” ujar Dirga.

Menurut Dirga, karena lokasi rumah itu berada di perkampungan sehingga warga merasa risih. Padahal, warga setempat tidak tahu menahu bisnis yang dijalankan oleh penghuni rumah tersebut.

“Saat ini petugas Bhabinkamtibmas masih terus melakukan pengawasan di sekitar rumah itu,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan dari Management EDCCash. Termasuk dari Abdul Rahman Yusuf. (Red)

Tinggalkan Balasan