Ade Yasin Puji Kiprah Mathla’ul Anwar dalam Bidang Pendidikan dan Dakwah

Bogor | newskabarnegeri.com – Bupati Bogor, Ade Yasin, kiprah dan kontribusi Mathla’ul Anwar dalam bidang pendidikan dan dakwah. Menurutnya hal tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata dan harus diakui oleh semua pihak. Hal tersebut dikatakannya saat membuka pembukaan Muktamar XX dan Milad ke-105 Mathla’ul Anwar, di Grand Cempaka Resort & Convention, Megamendung, Jum’at (02/04/2021).

“Mathla’ul Anwar yang berusia kurang dari 105 tahun, artinya sudah lebih dari satu abad berkiprah dalam bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan, khususnya dalam bidang dakwah dan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bogor, saya sangat kasih dan mengapresiasi kinerja dan membantu Pengurus Cabang (PC ) Mathla’ul Anwar, ”ucap Ade Yasin.



Pasalnya, lanjut Ade, mampu membawa Mathla’ul Anwar untuk bersinergi dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah demi terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban. Insyaallah ke depan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan PC Mathla’ul Anwar akan lebih mesra dan harmonis, tentunya dalam merealisasikan program Pancakarsa, utamanya Karsa Bogor Berkeadaban.

Baca Juga :  Kemeriahan Upacara HUT RI ke 73 di Kec. Dramaga

“Di Kabupaten Bogor terdapat 95 lembaga Mathla’ul Anwar terdiri dari Pondok Pesantren, RA, MI, MTs, dan MA. Kemudian terdapat 54 lembaga yang berafiliasi dengan Mathla’ul Anwar terdiri dari, RA, MI, MTs atau SMP, dan MA atau SMA / SMK, sehingga totalnya ada 149 lembaga ”terang Ade.

Ade Yasin berharap, terbentuk juga Perguruan Tinggi Mathla’ul Anwar di Kabupaten Bogor. Jumlah penduduk Kabupaten Bogor tebesar di seluruh Indonesia, jadi cukup besar juga peluang – peluang untuk membangun pendidikan dunia, khususnya universitas.

“Mangga, saya pasti akan memfasilitasi keinginan memang ada keinginan keinginan untuk membangun universitas di sini. Dari ujung Barat sampai ujung Timur akan kami memfasilitasi untuk mencari letak atau lokasi yang cocok untuk membangun universitas, ”kata Ade.

Ade Yasin juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar kepadanya, dalam rangka upaya pembinaan kepada Madrasah Mathla’ul Anwar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Tentu penghargaan ini menjadikan saya lebih optimis, semangat dalam mengemban amanah sebagai Bupati di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  178 Ton Beras Untuk KPM PKH Tenjo Rampung Disalurkan

Sebelumnya pada Pembukaan Muktamar XX, Presiden RI Joko Widodo secara virtual menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besar kepada para tokoh, pendiri, pengurus dan keluarga besar Mathla’ul Anwar. Selama 105 tahun telah menjadi cahaya dan kemanfaatan bagi umat dan selalu gigih berjuang mencerdaskan dan mecerahkan umat, juga melahirkan banyak tokoh besar yang selalu setia menjaga dan merawat NKRI.

“Saya percaya Muktamar ini akan semakin meneguhkan semangat Mathla’ul Anwar untuk terus berjuang di jalan pendidikan, dakwah dan sosial, serta membebaskan masyarakat dari kebodohan dan ketertinggalan. Terus berikhtiar untuk memajukkan negara NKRI, ”ungkap Presiden Jokowi.

Selanjutnya, dalam krisisnya, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Muktamar kali ini dengan sub tema “Mengantar Umat Perekat Bangsa” sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa untuk bisa bergerak maju.

Baca Juga :  Wow !!!, Muncul Lagi Proyek Gak Jelas Kini di UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah III

“Tanpa kerukunan saya rasa akan sulit menggapai cita-cita besar bangsa untuk sejajar dengan bangsa lain di dunia. Toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan syariat bersama umat Islam termasuk di dalamnya adalah Mathla’ul Anwar, “ucap Yaqut Cholil Qoumas.

Kemudian Ketua PB Mathla’ul Anwar, Ahmad Sadeli Karim menjelaskan, dengan kerukunan baik internal maupun antar umat beragama, menjadikan Indonesia sebagai negara yang damai dan berwibawa.

“Ini juga membuktikan bahwa Indonesia harmonis karena didukung oleh stabilitas di dalam negeri, yakni adanya kerukunan umat beragama. Kita telah dan terus mengembangkan toleransi beragama dan kerukunan yang sudah ada dalam kehidupan sehari-hari bangsa, ”tandasnya. (Rudi/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *