KPM Beli 8 Komoditi di Agen e-Warong Bank Mandiri Evi Puspita Sari, Penyalur Program Sembako Desa Cimulang

0
127

Bogor | newskabarnegeri.com – Agen Bank Mandiri Evi Puspita Sari sebagai e-Warong Penyalur Program Sembako atau Bantuan Sosial Pangan (BSP) yang biasa disebut BPNT semenjak Pagi Pukul 06.00 WIB, sudah mulai didatangi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk melakukan Transaksi Pembelian 8 Komoditi di e-Warong tersebut, Jumat (26/03/2021).

Komoditi yang dijual oleh Agen e-Warong Bank Mandiri Evi Puspita Sari yang berlokasi di wilayah Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor tersebut adalah, 10 Kg Beras, 10 Butir Telur, 4 Buah Apel, 8 Ons Ayam, 1 Tempe, 1 Tahu, 1/4 Kg Kacang Tanah dan 1/2 Kg Sayur Sawi.



“Bahwa, memang sudah ada saldo masing-masing Kartu Kombo (KKS) senilai Rp 200,000 dan sekarang ada penambahan jumlah KPM lagi 50 jadi KPM saya ada 250, namun dari 250 masih ada terdapat KPM dengan kartu yang belum terisi saldo oleh Bank, mungkin masih verifikasi dan validasi data, karena adanya migrasi dari BNI ke Mandiri,” kata Evi Puspita Sari.

Dirinya juga sempai kebingungan dengan adanya KPM dari Desa lain yang juga ikut dalam antrian untuk bertransaksi di Agen e-Warongnya, padahal menurut pengakuannya tidak pernah ada yang menggiring untuk belanja ke Agen e-Warongnya, bahkan KPM datang membawa KKS masing-masing tanpa ada yang mengkolektif KKSnya.

Terlihat beberapa KPM datang dengan menggunakan sepeda motor untuk melakukan transaksi di Agen e-Warong Bank Mandiri Evi Puspita Sari menggunakan KKS, salah satunya Maya, yang beralamatnya di Kampung Bantarsari, Desa Cimulang, Kecamatan Rancabunggur, Kabupaten Bogor.

“Saya Merasa puas ama Agen Evi Puspita Sari, dapet Beras 10 Kg, Telur 10 Butir, Ayam 8 Ons, Tempe dan Tahu, Kacang Tanah 1/4 Kg, Sayur Sawi 1/2 Kg ama Apel 4 buah. Jumlahnya 8 jenis, itu saya ambil sendiri gak ada yang nyuruh, Kartu saya juga saya yang pegang sendiri. Mau belanja ke Agen mana juga kan itu adalah hak saya sebagai KPM,” pungkasnya.

Selang beberapa menit datang kembali beberapa KPM yang mengaku dari Desa lain yang ingin melakukan transaksi menggunakan KKS, namun dengan wajah lesu dia mengatakan bahwa saldo mereka memang belum terisi mereka pun merasa kecewa.

Salah satu KPM dari Kampung Ciakar yang merupakan KPM murni penerima PKH (Program Keluarga Harapan) dan juga penerima Program Sembako, namun saat akan melakukan transaksi dan di cek saldonya ternyata masih kosong. “Padahal saya pengen dapat cairin hari ini di Agen Evi, Agen Evi barangnya banyak ada 8 jenis,” katanya. (Randi)

Tinggalkan Balasan