Seni Budaya Pencak Silat Salah Satu Pilar Kebangsaan Pererat Persatuan

Bogor | newskabarnegeri.com – Persatuan pencak silat seluruh Indonesia (PPSI) DPD Kabupaten Bogor melaksanakan pelantikan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang Persatuan silat Seluruh Indonesia (PPSI) kecamatan Dramaga yang dihadiri oleh muspika, ketua karang taruna, ketua KNPI Kecamatan Dramaga pada Minggu 14 Maret 2021 yang bertempat di Villa H. Pardi Dekat Setu Burung Desa Cangkurawok Kecamatan Dramaga. Kegiatan berlangsung dengan tertib menerapkan protokol kesehatan, di mana semua peserta wajib melaksanakan 3 M.

Baca Juga :  Pelda Endang Permadi Babinsa Desa Dramaga, Koramil 2120/Ciomas, Kodim 0621/Kab.Bogor, Korem 061/SK Dampingi Kades Bagikan Sertifikat PTSL

Kegiatan Pelantikan Pengurus PPSI dihadiri oleh 8 perguruan silat se kecamatan Dramaga dengan mengirimkan 5 peserta saja, dikarenakan masih kondisi PPKM, walaupun banyak perguruan yang merasa keberatan karena semua murid perguruan tidak bisa menghadiri.



Ketua terpilih E. Bambang Somantri yang dilantik oleh Ketua DPP PPSI Kabupaten Abah Sastra Wijaya diharapkan bisa mengemban tugas untuk memberdayakan dan memajukan perguruan silat Tradisonal di Wilayah Dramaga yang selama ini mati suri akibat kurangnya pembinaan baik dari pihak desa maupun pemerintah lainnya. Disamping itu banyaknya perguruan silat di wilayah dramaga yang memiliki harapan agar kegiatan Pencak silat sebagai warisan Budaya dapat menggairahkan seni budaya dikalangan remaja dan masyarakat.

Baca Juga :  Rasa Syukur Dalam Kesederhana Dirgahayu Partai Gerinda Ke 11

Dikonfimrasi bahwa di Kecamatan Dramaga terdapat 13 perguruan silat diantaranya : Danurwenda (Sukadamai), macan Pajajaran (Cikarawang), Lodaya (dramaga), Al- Mustajaba (Ciherang), Panca Raga (Petir), Sekar Darma Pusaka (neglasari), Marga Saluyu (Neglasari), Walet Putih (petir), Sinar Layung (petir) Darma Budaya (Petir), sementara yang lainnya sudah tidak aktif.

Ke depan diharapkan dengan kepengurusan DPC PPSI ini akan membina semua perguruan silat, baik sisi legal aspek (izin dan daftar), pembinaan dan pelatihan sampai kegiatan festival pasanggiri yang menjadi harapan para siswa perguruan silat sehingga menjadi kebanggan bagi orang tua dan masyarakatnya. (Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *