Ini Fakta-Fakta Terkait Bau Mulut yang Perlu Anda Tahu

0
37

Kesehatan | newskabarnegeri.com – Bau mulut atau dikenal medis dengan istilah halitosis merupakan keluhan yang dapat mengganggu rasa percaya diri. Keluhan ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita.

Meski kasusnya sering ditemukan, ternyata tidak sedikit orang yang belum sepenuhnya paham mengenai bau mulut. Bagaimana dengan Anda? Sejauh mana Anda tahu mengenai keluhan yang satu ini?



Nah, agar tidak terjebak dengan mitos-mitos yang menyesatkan, berikut ini beberapa fakta menarik seputar bau mulut yang mesti Anda ketahui:

1. Bau Mulut Dapat Dialami Siapa Saja

Bau mulut dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Meski demikian, risiko kondisi ini ditemukan lebih tinggi pada orang dewasa dan lanjut usia.

Selain itu, wanita juga ditemukan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami bau mulut ketimbang pria.

2. Bau Mulut Tidak Hanya Berasal dari Rongga Mulut Saja

Tahukah Anda, bau mulut bukan hanya sekadar melibatkan rongga mulut saja? Faktanya, bau mulut juga dapat terjadi akibat efek samping konsumsi obat-obatan dan adanya kondisi medis tertentu, seperti gangguan pernapasan, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit diabetes.

3. Kebersihan Mulut yang Buruk Adalah Penyebab Utama

Kombinasi bakteri dan makanan yang membusuk di mulut akan menghasilkan bau tidak sedap. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan bau mulut.

Dengan demikian, penyebab utama bau mulut adalah tidak menjaga kebersihan bagian tubuh ini dengan saksama. Di samping itu, bau mulut juga sering berhubungan dengan adanya karang gigi, karies gigi, infeksi rongga mulut, mulut kering, dan sisa makanan yang tersangkut di dalam mulut.

4. Bau Mulut Menurunkan Kepercayaan Diri

Masalah bau mulut memang terlihat sepele, namun jika sedang mengalaminya sejumlah masalah mungkin harus Anda hadapi, salah satunya adalah kepercayaan diri.

Bau mulut akan mengurangi kepercayaan diri seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini tentu saja dapat mengganggu hubungan sosial orang tersebut.

5. Perawatan Gigi Rutin dan Gaya Hidup Sehat Dapat Cegah Bau Mulut

Menyikat gigi dengan benar, dan secara rutin dapat bantu menghilangkan sisa makanan, plak yang menumpuk, dan mencegah pertumbuhan bakteri di sepanjang gigi maupun gusi. Hal ini pun dapat menurunkan risiko bau mulut secara signifikan.

6. Xerostomia Dapat Memperburuk Bau Mulut

Xerostomia adalah istilah medis untuk mulut kering. Jika Anda mengalami kondisi tersebut dalam waktu yang lama, bakteri jahat dapat berkembang biak dengan cepat bersama plak dan mengeras menjadi karang gigi.

Karang gigi itulah yang dapat menyebabkan timbulnya masalah pada gigi dan gusi, serta membuat napas menjadi tidak sedap.

7. Merokok Dapat Menyebabkan Bau Mulut

Merokok terbukti dapat meningkatkan risiko bau mulut. Pasalnya, kebiasaan buruk tersebut dapat meninggalkan sisa-sisa aroma tembakau di dalam mulut Anda.

Tidak hanya itu, merokok juga terbukti dapat menurunkan produksi air liur sehingga mulut menjadi kering. Hal ini pada akhirnya mampu meningkatkan risiko bau mulut.

Dengan mengingat fakta-fakta tersebut, pencegahan dapat dilakukan sehingga Anda tidak akan terganggu oleh bau mulut.

Sumber : klikdokter.com

Tinggalkan Balasan