Kadis Sosial : Pembentukan Agen Penyalur Program Sembako Tidak Harus Direkomendasi Dinas

0
6

Bogor | newskabarnegeri.com

Dalam Sambutan Musyawarah Forum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Bogor ke IV, Kepala Dinas Sosial Mustakim, menegaskan bahwa di Dalam Pedoman Umum Program Sembako tidak ada poin yang menerangkan terkait pembentukan e-Warong/Agen Himbara harus ada rekomendasi dari Dinas Sosial, TKSK maupun Camat dan Kepala Desa.

Selain itu menurutnya dalam Sambutan Acara yang digelar di Aula Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bogor tersebut, tidak ada Format pengajuan e-Warong/Agen Himbara yang harus di Tandatangani oleh TKSK, Camat, Kepala Desa Bahkan Dinas Sosial. “Dalam Pedoman Umum itu hanya tertulis pihak Pemerintah melaui Dinas Sosial, representatifnya TKSK, Kecamatan dan Desa untuk Agen e-Warong hanya sebagai identifikator,” katanya, Rabu (16/12/2020).



Menurutnya penunjukan e-Warong/Agen Himbara adalah kepentingan pihak Bank, karena mekanismenya adalah Pasar Bebas jadi hubunganya hanya antara e-Warong/Agen Himbara dengan Bank Penyalur saja.

“TKSK orang-orang Saya 40 Kecamatan ini harus punya Proteksi, harus punya Payung Hukum. Kita Buat Surat yang ditujukan untuk Bank BNI dan Mandiri, surat bahwa Dinas Sosial tidak memiliki kepentingan yang berkaitan erat, dengan Agen e-Warong,” katanya.

Kepala Dinas Sosial menuturkan bahwa dalam surat tersebut menerangkan bahwa urusan e-Warong/Agen Himbara, Divalidasi, Disetujui diberikan EDCnya, itu semua merupakan tanggungjawab Himbara dan Dinas Sosial hanya mendapatkan Informasi Pemberitahuan saja.

Perlu diketahui bahwa pada 26 November 2020 Dinas Sosial telah mengirim surat kepada Pihak Himbara yaitu, Bank BNI dan Mandiri sebagai Bank Penyalur Program Sembako di Kabupaten Bogor, diantaranya BNI Cabang Cibinong, BNI Cabang Margonda, BNI Cabang Bogor, BNI Cabang BSD dan Bank Mandiri Cabang Bogor.

Dalam isi surat tersebut menerangkan 2 poin Pertama, Dinas Sosial tidak mempunyai kewenangan untuk menerbitkan, mengeluarkan atau mencatat rekomendasi pembuatan Agen Penyalur (e-Warong) sebagai Penyalur Program Sembako. Kedua, Bank Penyalur diharapkan untuk menyampaikan laporan data Agen Penyalur (e-Warong) kepada Bupati Bogor, melalui Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Surat tersebut ditandatangani langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, serta ditembuskan kepada Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor dan Inspektur Kabupaten Bogor. (Randi)

Tinggalkan Balasan