e-Warong BNI & Mandiri Desa Pasir Muncang Kecewa Hingga Beda Waktu Pengambilan Komoditi

0
4

Bogor | newskabarnegeri.com

Kekecewaan Kembali dirasakan e-Warong Agen Bank BNI dan Mandiri penyalur Program Sembako yang dulu disebut BPNT, kali ini kekecewaan dirasakan oleh Agen BNI, Kusumah dan Agen Mandiri, Warung Iis Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor kepada Supplier Pemasok Komoditi PT. Inti Prima Karkasindo.

Kekecewaan itu muncul karena komoditi yang terdiri dari Beras 11 Kg, Kacang Ijo 0,5 Kg, Ayam 1 Kg dan Buah Apel 0,5 Kg, namun komoditi berasnya dinilai lebih jelak dari bulan sebelumnya. Padahal saat Pemasok mengirim barang Agen tersebut meminta Beras untuk ditukar dengan yang sesuai harga yang dijual, namun pemasok enggan menukar.



“Waktu itu saya komplain dengan Pak Baehaki orang PT. Inti, bukan apa-apa saya bilang, kita itu bela KPM (Keluarga Penerima Manfaat), ini amanah dari KPM untuk kita belanja,” kata Tatang pengelola Agen BNI dan Mandiri tersebut, Rabu (18/11/2020).

Selain itu Agen tersebut juga mengakui melakukan Pengesekan KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial) untuk mengambil saldo KPM terlebih dahulu pada Kamis (12/11/2020), kepada 150 KPM KKS Mandiri dan 300 KPM KKS BNI sedangkan Paket Komoditi diambil pada Rabu (18/11/2020), 6 Hari setelah dilakukan Penggesekan Pengambilan Saldo KPM.

“KPM saya ada 680, 150 yang Mandiri dan 300 yang BNI digesek duluan, sisanya digesek hari ini, cuman tidak di Kolektif tapi KPM kita datengin ke lokasi per RT, KPM datang sendiri buat Gesek, gak dikolektif,” katanya.

Sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) Perubahan I Program Sembako 2020 ditegaskan bahwa Apabila terjadi pelanggaran oleh e-Warong, Bank Penyalur berhak mencabut ijin penyaluran manfaat program Sembako dan melaporkan kepada Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. (Randi)

Tinggalkan Balasan