Puspomad : 8 Prajurit TNI AD Jadi Tersangka Terkait Kasus Di Intan Jaya, Papua

Jakarta | newskabarnegeri.com

Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad), telah menetapkan sebagai tersangka delapan orang prajurit TNI AD terkait dalam kasus pembakaran rumah dinas kesehatan di distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua pada hari Sabtu 19 September 2020.

Penetapan para tersangka ini merupakan hasil penyelidikan dan penyidikan Tim Investigasi Gabungan TNI AD dan Kodam XVII / Cendrawasih kepada 12 orang yang terdiri dari 11 prajurit TNI AD dan 1 warga sipil.

Baca Juga :  KOARMADA I Laksanakan Penandatanganan Kontrak Bersama Dengan Mitra Penyedia Barang Dan Jasa Tahun 2021



“Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan alat bukti, penyidik telah menyimpulkan bahwa delapan orang prajurit TNI AD tersebut di tetapkan sebagai tersangka,” ujar Letjen TNI Dodik Widjanarko, yang juga sebagai Komandan Puspomad, Kamis (12/11/2020)

Delapan orang tersangka tersebut adalah Kapten Inf SA, Letda Inf KT, Serda MFA, Sertu S, Serda ISF, Kopda DP, Pratu MI dan Prada MH.

Baca Juga :  Babinsa Keluhkan Koordinasi, Kepala Desa Hambaro : Hubungan Kami Baik-baik Saja

Dodik menambahkan, Tim Investigasi Gabungan TNI AD dan Kodam XVII / Cendrawasih sedang berupaya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka tersebut guna dibawa ke Oditur Militer III – 19 Jayapura.

“Selain itu, pembakaran rumah dinas kesehatan tersebut menyebabkan terjadinya kerugian sebesar Rp 1,3 Miliar, sebagai gantinya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa akan membangun kembali rumah dinas kesehatan seperti semula,” kata Dodik. (Wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *