MPB Jengah, Fungsi Tikor Hingga Pendamping Mandul

0
1

Bogor | newskabarnegeri.com

Fungsi Kontrol Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) khususnya dalam pengawasan Komoditi Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau BPNT dinilai tidak berjalan dengan baik, bahkan diduga fungsi itu tak berjalan karena dimanfaatkan Para Oknum, hal tersebut disampaikan oleh Ketua LSM Markas Penjuang Bogor (MPB), Atiek Yulis Setyowati, SH.

“Kami menilai Fungsi TKSK itu sudah tidak maksimal dalam mengawasi Komoditi yang dijual Agen e-Warong di Program BPNT, faktanya banyak komoditi yang tak sesuai Pedoman Umum (Pedum) 2020,” katanya Senin (19/10/2020).



Wanita yang kerap disapa Bunda Atiek ini juga menilai, mandulnya fungsi kontrol Komoditi BPNT ini oleh TKSK karena diduga adanya indikasi keberpihakan Oknum TKSK ke salah satu Pemasok, bahkan ada yang bermain sendiri menjadi Pemasok.

“Kita juga melihat Tim Monitoring dan Evalusai (Monev) di Pihak desa juga kerap ikut-ikutan jadi Pemasok, sehingga Fungsi Tim Monev juga tak maksimal karena adanya Oknum-oknum pihak Desa,” tuturnya.

Bunda Atiek juga menilai Fungsi Monev di Desa juga seakan tak berjalan, hal itu dikarenakan menurutnya ada indikasi pihak Oknum Desa juga ikut menjadi Pemasok di BSP/BPNT.

“Saya menilai ini harus segera diselesaikan para Tim Koordinasi (Tikor) dari berbagai tingkatan, jangan sampai Masyarakat malah dirugikan karena Pasar Bebas yang diduga diluar aturan itu,” katanya.

Pihaknya juga mengaku MPB sudah memegang data dan Bukti keterlibatan Oknum dalam Penyaluran BSP/BPNT, bahkan pihaknya juga akan menempuh jalur hukum jika kefungsian dari Pendamping hingga Tikor masih juga Mandul.(Heri)

Tinggalkan Balasan