Ini Kondisi, Program Sembako Megamendung Menggunakan Pemasok PT. Inti Prima Karkasindo

0
3

Bogor | newskabarnegeri.com

Terkait Kondisi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako yang disalurkan oleh e-Warong atau Agen Bank Himbara Khususnya BNI dan Mandiri di Kecamatan Megamendung, newskabarnegeri.com sempat berdialog dengan Atang, Agen Himbara Desa Sukamanah yang dituakan oleh para Agen Himbara di Kecamatan Megamendung, Sabtu (10/10/2020).

“Saya hanya membimbing yang muda-muda saja, jangan sampai pertama merugikan KPM, karena memang selama ini yang kami jalin Alhamdulilah. Kebetulan saya juga sebagai Sekdes (Sekretaris Desa), karena mendapatkan rekomendasi, bukan berarti ada arahan atau semacamnya, tapi Kepala Desa melihat profesional dalam hal pekerjaan,” tuturnya, saat penyaluran Program Sembako Oktober 2020.



Namun saat ditanyakan terkait Goodie Bag dan ada rumor Keluarga Penerima Manfaat membeli Goodie Bag tersebut seharga Rp. 5000, pihaknya menjelakan bahwa untuk Agen di Kecamatan Megamendung menggunakan hal yang sama.

“Jadi gini kami menawarkan ke KPM, mau beli silahkan atau bawa dari rumah, dalam Hal ini kami tidak ada paksaan, karena pertama untuk mempermudah membawa komoditi. Kami juga ke rekan-rekan agen menawarkan tapi dengan catatan tidak ada pemaksaan, jika KPM keberatan jangan !,” katanya.

Atang juga menjelaskan bahwa untuk Komoditi semua Agen Himbara sepakat untuk bekerjasama dengan PT. Inti Prima Karkasindo, karena dinilai Perusahaan tersebut sudah berpengalaman dan juga Putra Daerah Megamendung.

“Komoditi ini dari PT. Inti, kenapa PT.Inti karena setelah kami telusuri PT. Inti adalah Putra Daerah. Di situ ada Iran Fauji tapi maaf dalam hal ini, Keponakanya Pak Usep (Anggota DPRD). Kemudian ada Deni SMPnya juga di sini lulusan tahun 1992, kemudian ada Pak Davi, kemudian ada pak Baehaki saudaranya Kepala Desa Cipayung,” ungkapnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa PT. Inti Prima Karkasindo itu beralamat di Rancamaya, tepatnya di Jl. Marga Bhakti, Kel. Kertamaya, Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor. Bahkan menurutnya diwilayah Kecamatan Cigudeg juga memiliki gudang.

“Jadi ada beberapa gudang, cuman diusahakan juga kita sebagai agen menelusuri. Jangan sampai kerjasama dengan PT, kemudian kedepanya tidak ada rasa tanggungjawab,” katanya. (Randi)

Tinggalkan Balasan