Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Bencana Sukajaya

0
1

Bogor | newskabarnegeri.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan terpaksa berbalik arah ke kantor Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya karena diguyur hujan deras, saat hendak meninjau lokasi longsor di wilayah tersebut, Selasa (07/01/2020)

Sebelumnya Presiden Jokowi bersama rombongan menteri meninjau korban banjir dan longsor Desa Harkat Jaya. Jokowi dan rombongan tiba di Kantor Desa Harkat Jaya, sekitar pukul 09.10 WIB.

Saat itu Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam langsung menghampiri warga di kantor desa yang menjadi posko bantuan. Jokowi juga terlihat berbincang dengan beberapa warga. Setelah itu, Jokowi langsung masuk ke dalam Kantor Desa Harkat Jaya untuk melihat bantuan yang terkumpul.

Presiden juga menyerahkan paket sembako kepada para warga terdampak. Paket sembako diserahkan oleh para relawan kepada warga yang berkumpul di Kantor Desa Harkat Jaya.



Usai berbincang dengan para warga, Jokowi lantas menuju lokasi longsor yang menutup jalan Desa Harkat Jaya. Jalan utama desa itu tertutup material longsor. Mengenakan sepatu sneakers, Jokowi terus berjalan mendekat titik longsor. Di lokasi longsor tersebut sudah terdapat ekskavator yang digunakan untuk membuka jalan.

Namun, saat Jokowi hendak lebih dekat melihat lokasi longsor, hujan turun deras. Ia pun mengurungkan niat mendekati lokasi longsor dan memilih balik arah. Jokowi pun langsung meminta pelindung kepala. Ia buru-buru dikasih sebuah tas selempang untuk menutup kepalanya dari hujan.

Dilansir dari cnnindonesia.com Beberapa anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga buru-buru mengambil payung. Untuk sementara Jokowi mengenakan jas hujan plastik berwarna hijau yang diberikan Paspampres serta berlindung di bawah payung berukuran kecil.

Seorang warga sembari membawa sebuah ponsel mendekat ke arah Jokowi. Ia bersalaman dan juga meminta foto bersama kepala negara. Jokowi terus berjalan menjauh titik longsor untuk kembali ke Kantor Desa Harkat Jaya. Hujan sedikit reda ketika ia dan rombongan menjauh dari titik longsor tersebut.

Menurut seorang warga bernama Feri, longsor yang menutup jalan utama desa itu sudah terjadi sejak 1 Januari lalu. Sampai saat ini jalan tersebut belum bisa dilewati kendaraan. Ia menyatakan terdapat beberapa desa yang masih terisolir karena jalan tertutup longsor, yakni Desa Urug, Kiara Pandak, Kiara Sari, dan Cisarua.

Sementara desa yang diterjang banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya, antara lain Kampung Sinar Harapan, Kampung Banar, Kampung Congcorang, Cibuluh, dan Babakan Tajur.

Dalam kunjungan kali ini, Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Batubara, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (*)

Tinggalkan Balasan