PMI Bersama PT. Smalting Peduli Elang Jawa

0
6

Sukabumi | newskabarnegeri.com

Pengenalan dan edukasi popularitas Elang Jawa oleh PT Smelting ke Remaja PMI dan PMR Tingkat sekolah SMP/SMA Kabupaten Sukabumi, dalam Rangka Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) yang diadakan oleh PMI Kabupaten Sukabumi di lapangan Cijagung Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit.

Acara yang di gelar di Aula GOR Kecamatan Kadudampit, Minggu (21/12/2019) berkat kerja sama PMI Kabupaten Sukabumi dan PT. Smelting, dihadiri General Manager PT. Smelting, Sapto Hadi dan Publik Relacion Officer Resty dan Susan, juga Adik adik siswa pelajar anggota PMI dan PMR se Kabupaten Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut Sapto Hadi sekaligus GM. PT Smelting, yang bergerak dibidak produk jasa dan industri mengedukasikan dan memberikan penjelasan tentang perlunya mengenal dan menjaga populasi Elang Jawa yang hampir tinggal 300 sampai 500 ekor di hutan pulau jawa indonesia ini.

“Ini kegiatan untuk konservasi pendidikan tentang Elang Jawa dan ini kegiatan CSR kami, yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk memberikan edukasi dan penyadaran pengetahuan kepada masyarakat tentang penyelamatan Elang Jawa, kita dorong anak anak lebih mencintai kepada lingkungan khususnya satwa endemik Indonesia untuk di lestarikan,” kata Sapto.

“kita memberikan edukasi tentang program penyelamatan elang jawa,melalui program PT Smelting melakukan pengembangbiakkan elang jawa,sampai pada pelepasan liar ke alam,dan untuk adik adik kami memberikan penjelasan bagaimana penting nya penyelamatan lingkungan dan untuk menjaga habitat ataupun tentang kehidupan elang jawa, tidak melakukan perburuan liar, penebangan hutan, dan perlu untuk memberikan edukasi tentang kesadaran elang jawa untuk masa yang akan datang”, masih kata Sapto.

Sapto juga menerangkan pihaknya akan mendorong melakukan pengembangbiakan secara eksitu bekerja sama dengan Tamansafari, yang nantinya dilepaskan ke alam liar, semantara itu ternyata populasi Elang Jawa hanya tinggal sekitar 300 sampai 500 ekor di hutan pulau Jawa.

Menanggapi kegiatan tersebut Camat Kadudampit Drs. Zaenal Abidin beserta muspika Kecamatan Kadudampit dan semua stek holder, juga mendukung dalam penyelamatan dan menjaga populasi Elang Jawa khususnya di lingkungan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

“Iya saya juga dan jajaran Muspika, Muspides dan stek holder yang ada, sepenuhnya mendukung dan akan menjaga, baik di lingkungan kecamatan maupun lingkungan umum, dan kita juga berharap agar masyarakat bisa menjaga dan tidak berburu sembarangan, untuk hewan hewan yang di lindungi khususnya Elang Jawa ini, sehingga menjadi daya tarik destinasi wisata,” pungkas Camat Kadudampit.

Semantara itu Kepala Resort Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Asep Suganda, menanggapi tentang kegiatan pengenalan Elang Jawa tersebut, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan pengenalan dan pelestraian lingkungan oleh PMI dan PT. Smelting.

“Kebetulan jenis predator ini banyak ya, ada Elang Brontok, Elang Hitam, yang memang primadonanya Elang Jawa dengan nama latin Netaesus Bartelsi ini, memang di Gunung Gede sendiri satwa predator ini sangat berkembang biak dan bagus,” kata Asep Suganda.

Asep juga mengatakan bahwa terakhir pengamatan pengendali ekosistem hutan atau PEH tahun 2018, di Gunung Gede memiliki 43 ekor Elang Jawa, seiring perkembangannya sekarang populasinya sudah berkembang, pada Akhir Desember nanti pihaknya juga akan mengeluarkan hasil PEH 2019.

“Harapan kami tentunya elang ini lestari, berkembang biak, sehingga keseimbangan alam ini terjadi, karna salah satu mata rantai makanan adalah Elang, yang ketika Elang tidak ada, mungkin hama seperti tikus ini akan berkembang biak dan itu satu siklua yang tidak terbantahkan,” tutup Kares.

Reporter : A. Supriatna
Editor : Randi

Tinggalkan Balasan