Ditanya Keterlibatan Dinas, Wida : Ya Bingung Ya Jawabnya

0
3

Bogor | newskabarnegeri.com

Wida Winingsih, Ketua Panitia Rempug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bogor 2019 yang digelar Rabu (27/11/2019) di Hotel Duta Berlian Jl. Raya Dramaga – Bogor mengakui bahwa awalnya acara tersebut direncanakan digelar di Komplek Dinas Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun).

“Sebenarnya memeng planing awal kita seharusnya di sana, tetapi ada satu dan lain hal, pertama mungkin terkit pada Event Festival Buah dan Bunga (FBB) yang akan dilaksanakan, terkait festival tersebut mungkin Dinas terkait dalam hal ini Distanhorbun berfokus semua berfokus pada acara tersebut sehingga mungkin hawatir, kalo kegiatan ini dapat mengganggu konsentrasi atau entah seperti apa, mungkin hal tersebut bisa ditanyakan lebih lanjut kepada beliau,” kata Wida.

Wida juga menjelaskan mengapa pihaknya tetap melaksanakan ini karena KTNA yakin mampu, dalam artian KTNA adalah organisasi yang independen, yang mampu sebenarnya berdiri sendiri.

“Walaupun begitu KTNA juga tidak memungkiri peranan-peranan Dinas terkait sangat-sangat kami butuhkan, karena walau bagai mana pun mereka adalah induk semangnya kita,” tuturnya.

Saat ditanyakan porsi keterlibatan Dinas dalam kegiatan Ketua Panitia Rempug Paripurna KTNA Kabupaten Bogor 2019, Wida menyarankan agar pertanyaan tersebut sebaiknya ditanyakan langsung kepada OPD terkait.

“Kami sudah berusaha dalam artian sudah melakukan apa yang sudah kami bisa lakukan, terkait hal tersebut bisa dikomunikasikan lagi dengan dinas-dinas terkait sampai dimana peranan beliau, tapi sejauh ini alhamdulilah beberapa dinas sangat mensupport kegiatan kami, tapi detailnya seperti apa dan kalian bisa melihat, ya bingung ya jawabnya, tapi yang pasti alhamdulilah berkat kejadian ini mungkin bisa dilihat kemandirian kami,” kata Wida.

Wida juga mengakui walaupun tidak sepenuhnya Mandiri tetapi dengan menggaet sponsor sekelas Bank BRI, artinya KTNA mampu meyakinkan dunia luar bahwa KTNA memiliki potensi dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi bahkan mungkin lebih dari itu.

Reporter : Randi

Tinggalkan Balasan