Kadis Sosial Kab. Bogor Ke Ciomas, Ada Apa ?

1
7

Bogor, Kabar Negeri

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Bogor, Drs. Rustandi. M.Si melakukan Monitoring dan Evaluasi terkait program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kecamatan Ciomas, dalam kesempatan tersebut Kadis Sosial juga di dampingi Budi Ariyanto selaku Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kamis (19/09/2019)

“Itu lebih kepada monitoring memastikan penyaluran BPNT yang di wilayah Kecamatan Ciomas bisa berjalan sesuai jadwal dengan memenuhi kriteria yang ditentukan oleh aturan, itu saja intinya,” tutur Rustandi, seusai acara tersebut, yang dihadiri Kasi PKM Kecamatan, Para Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH), Tenaga Kesejahtraan Sosial Kecamatan (TKSK), Agen/E-Warung dan Kasi Kestra Desa.



Rustandi juga menyampaikan bahwa semua pihak harus memastikan segala sesuatu yang sudah disiapkan, bisa berjalan dengan baik, “hak-hak KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di terima pada waktunya, kalo dan kendala, dalam forum kita pecahkan bersama-sama,” kata Kadis.

Tidak seperti monitoring yang dilaksanakan di Kecamatan Tenjo dan Ciawi. Di Kecamatan Ciomas ternyata tidak dihadiri Perwakilan PT. Aam Prima Artha sebagai salah satu Supplier yang ada di Kabupaten Bogor.

Selain itu Kadis juga meninjau salah satu Agen/E-Warung BPNT di Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas. (Randi)

1 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum ,kenapa harus di monopoli oleh beberapa perusahaan untuk menrof agen e warung di kab Bogor,apakah pedum mengarahkan seperti itu,di sini sy melihat ada indikasi kuat maen mata antara OKNUM OKNUM TKSK dan kecamatan bermain bersama ,agar semua kebutuhan tercover oleh salah satu perusahaan ,
    Ijin ,bukan kan program bpnt ini bertujuan juga untuk mengangkat perekonomian UMKM yang ada di wilayah desa masing-masing , seperti warung warung yg ada di setiap desa ,disisi mereka punya langganan perhari,dan di sisi lain mere dengan adanya program bpnt ini ada omset langganan / bulan,bukankah itu akan lebih baik , untuk mengangkat perekonomian desa,

Tinggalkan Balasan