Dusun Cisalada Lakuan Persiapan Seren Taun

0
33

Bogor, Kabar Negeri

Masyarakat Dusun Cisalada adalah salah satu yang akan menggelar perhelatan tersebut Pada tanggal 12 hingga 14 September 2019 mendatang, masyarakat yang memegang erat nilai-nilai tradisi Sunda ini bermukim di wilayah yang dikelilingi Gunung bahkan mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidupnya di kawasan hutan dan sawah disekitar.

Dusun Cisalada sendiri secara geografis masuk di wilayah Desa Purwabhakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, perhelatan Seren Taun ini akan berpusat di RT.03/RW.06, Sementara itu untuk menuju Kp. Cisalada tersebut membutuhkan waktu 4 jam dari pusat Kota Bogor ke Desa Purwabhakti.



Sesampainya di Desa Purwabhakti perlu ditempuh jarak 3 km dengan waktu tempuh 40 menit menggunakan Sepeda Motor dan 160 menit dengan berjalan kaki, namun meski jalurnya turun dan menanjak banyak suguhan pesona alam dengan View Sawah-sawah tarasering yang menambah nilai estetika di wilayah tersebut.

Aja (43) tokoh Budaya yang juga sebagai Kepala Dusun menjelaskan bahwa acara Seren Taun ini sudah berlangsung yang ke 8 kali, di setiap acara Seren Taun yang digelar memiliki kandungan arti dan makna, “moal aya Urang mun teu aya Indung Bapak Urang, ayana Indung Bapak Urang berarti Ayana Aki Nini urang terus nepi ka bapak Adam jeung ibu Hawa,” tutur Abah Aja, Senin (03/09/2019).

Artinya pesan yang disampaikan melalui Seren Taun diantaranya adalah agar manusia selain Harus memiliki rasa syukur terhadap tuhan sang pencipta (Allah SWT), juga jangan mudah melupakan jasa-jasa generasi terdahulu yang sudah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya, Demi terwujudnya alam yang subur dan makmur juga masyarakat yang bersahaja.

“Harepan kuring mah, supaya urang nu aya di jaman ayeuna ulah mopohokeun atas mohokeun, tur sing bisa ngarawatna, ulah bisana nga mangfaat keun hungkul,” tutur Abah Aja. Seraya dirinya mengingatkan untuk generasi saat ini jangan sampai lupa apalagi melupakan, lalu yang terpenting bisa menjaga dan melestarikan, jangan hanya bisa memanfaatkannya saja.

Disela itu Abah Aja menyampaikan, bahwa kesuksesan yang acara Seren Taun yang sudah beberapa kali digelar, ini hasil dari kepedulian dan kekompokan warganya, tanpa ada campur tangan dari pihak lain.

“Alhamdulillah tos sababaraha kali ngalakukeun acara Seren Taun, ieu Kabeh hasil tina kapadulian jeung kakompakan dina gotong royong warga di dieu, mun ngalibatkeun pihak luar mah kakarak tahun kamari jeung nubakal disorang pageto, eta oge lain batuan nanaon mung di datang ku inohong-inohong ge tos syukur Alhamdulillah,” katanya.

Aja berharap diacara yang akan digelar tahun depan nanti, semoga ada perhatian khusus dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juga dinas dinas yang lain mengingat potensi Alam di wilayah Cisalada sangat menjanjikan.

“Kahareup na mun pamarentah rek memperhatikeun Alhamdulillah eta nu di pikaharep, wilayah Cisalada potensi Alam na kacida loba na,” pungkasnya.

Saat ini masyarakat yang di nakodai oleh Kepala Dusun secara gotong royong sedang mempersiapkan perhelatan Seren Taun yang akan digelar, gotong royong sendiri bukan hal yang asing lagi diwilayah tersebut, bahkan menurut masyarakat gotong royong adalah nilai budaya yang diwariskan oleh orang tua terdahulu.

Disamping itu Dusun Cisalada sangat perlu perhatian dari pemerintah baik Daerah maupun Pusat, karena selain akses kewilayah tersebut masih sangat sulit juga dikawasan tersebut mulai kekurangan air, bahkan saat ini sawah-sawah dikawasan itu sudah mulai mengering.(Heri)

Tinggalkan Balasan