Mencari Pakis Pria Tua Hilang Di Hutan Gunung Salak

0
13

Bogor, Kabar Negeri

Soma yang biasa dipanggil Encom (62) diduga hilang di kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak tepatnya di Wisata Curug Ciputri, awalnya Pria Tua warga Kampung Tenjolaya Turki RT.03/RW.07 Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya ini berpamitan kepada kelurganya untuk mencari tanaman Pakis/Poh-pohan untuk dijual sebagai lalapan pada Rabu (17/07/2019), namun Encom tak kujung juga pulang padahal biasanya sebelum malam dirinya sudah pulang kerumah.

“Sedari hari Rabu Pak Soma alias Encom tidak pulang kerumah, menurut keterangan dari keluarga siang hari sekitar Pukul 14.30 WIB menuju hutan katanya mau ngambil poh-pohan untuk di jual, sedari itu hingga kini belum pulang,” kata Andi warga sekitar yang juga sebagai pengelola wisata Curug Ciputri.



Mendengar hilangnya Encom pihak keluarga beserta masyarakat sekitar mulai melakukan pencarian dihari yang sama pada Pukul 18.00 hingga 03.00 WIB dan sampai saat ini belum diketemukan. Pencarian pun diteruskan keesokan harinya, Kamis (18/07/2019) dan pada Pukul 14.00 WIB pihak pemerintahan Kecamatan dalam hal ini Sekertaris Camat bersama anggota Pol PP mulai melakukan identifikasi titik awal hilangnya Encom.

Kemudian Pukul 16.30 WIB Kepala Resort TNGHS II didampingi seorang karyawan TKK tiba di lokasi Wisata Curug Ciputri dan melakukan hal yang sama. Selanjutnya Pukul 17.00 WIB dari 3 orang anggota Pandawa melakukan hal serupa, sehingga hasilnya untuk dapat di teruskan ke TAGANA sehingga langkah pencarian dan evakuasi dapat segera di laksanakan.

Menanggapi hal tersebut Kapolsek Ciampea Kompol Bektiyana, mengatakan bahwa pihak kelurga telah melaporkan hal tersebut, pada Kamis (18/07/2019), “Sekitar Jam 14.00 Wib, telah diterima laporan orang hilang dari Jamaludin, menantu dari korban,” tutur Kapolsek.

“Ciri-ciri korban sendiri laki-laki umur 64 tahun, tinggi badan 150 Cm, Berat 50 Kg, warna kulit sawo matang, rambut ikal ber uban pendek, badan bungkuk, pakaian terakhir yang digunakan baju batik warna biru, celana panjang warna hitam,” Papar Kapolsek.

Hingga Jumat (19/07/2019) para warga masyarakat masih menyusuri kawasan tersebut, untuk mencari keberadaan korban, meski hingga saat ini dari pihak yang berwenang maupun yang lainnya masih belum ada tindakan yang berarti.(Heri)

Tinggalkan Balasan