Janji Presiden Untuk Aparatur Desa, Yayat Supriatna : Saya Mah Senang Aja

0
7

Bogor, Kabar Negeri

Presiden Joko Widodo sebagai Calon Presiden berjanji menyetarakan gaji perangkat desa dengan pegawai negeri sipil (PNS) golongan IIA 2019. Sementara itu selama ini Penghasilan perangkat desa berbeda-beda, baik sekretaris desa (Sekdes), kepala urusan (Kaur), kepala Seksi (kasi) maupun kepala Dusun (Kadus).

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan penghasilan tetap perangkat desa dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD). Penghasilan tetap Sekdes paling sedikit 70% dan paling banyak 80% dari penghasilan tetap Kepala Desa per bulan.

Sementara itu untuk Gaji terendah PNS golongan IIA sebesar Rp1,9 juta yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan ketujuh belas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Sesuai PP tersebut, PNS yang belum memiliki pengalaman kerja memperoleh gaji Rp1.926.000. Sementara masa kerja golongan (MKG) 33 mengantongi gaji Rp3.213.000.

Menanggapi hal tersebut Yayat Supriatna, Ketua Paguyuban Kepala Desa, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor menyatakan bahwa untuk saat ini pihaknya masih belum mengetahui berapa standar gaji PNS Golongan IIA, dirinya juga kwatir apabila gaji PNS Golongan IIA lebih kecil dari pada pendapatan aparatur desa dapatkan saat ini.

“Kita belum tahu standar gaji PNS Gololongan II A berapa, jangan-jangan lebih kecil dari yang sekarang mereka dapatkan,” katanya yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Dramaga, Selasa (15/01/2018), melalui pesan WhatsApp.

Yayat juga menyampaikan bahwa selama ini gaji Aparatur desa bersumber dari ADD yang dituangkan di APBDes dan diatur penghitunganya dalam Perda.

“Sumbernya dari ADD, dituangkan dalam APBDes dengan hitungan yang diatur oleh Perda,” katanya.

Yayat juga menilai jika memang gaji standar PNS Golongan IIA disejajarkan dengan Aparatur Desa dengan nomilan yang diatur, untuk desanya gaji tersebut dinilai meningkat, namun kinerja Apararur Desa juga harus ikut meningkat.

“Kalo dibandingkan dengan honor saat ini ada peningkatan, saya mah senang aja, harapan bisa meningkatkan kinerja,” pungkasnya. (Randi)

Tinggalkan Balasan