Dukung Geopark, Cibungbulang Butuh Pembangunan Infrastruktur Wisata

0
2

Bogor, Kabar Negeri
Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, terus menggenjot pembangunan di setiap sektor dalam mempopulerkan dan merealisasikan kawasan Wisata Geopark Pongkor yang meliputi 15 wilayah Kecamatan dan 72 Desa, yang dinilai dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah bahkan mampu mensejahtrakan masyarakat juga menjaga ekosistem alam dan kebudayaan lokal.

Disamping itu Kecamatan Cibungbulang juga masuk dalam kawasan Geopark Pongkor juga ikut serta mendorong perkembangan wisata di wilayahnya, salah satu objek wisata yang cukup populer diwilayah tersebut adalah Curug Jatake atau Curug Lembah Pelangi, meski memang masih banyak objek wisata lainnya.

“Untuk Cibungbulang kita memiliki icon Curug, diantaranya Jatake meski masih banyak objek wisata lainnya, dari mulai religi hingga situs budaya,” ujar Camat Cibungbulang, Yudi Nurzaman, SH,MM, Kamis (29/11/2018) di ruang kerjanya.

Disamping itu Camat juga menyampaikan bahwa, dalam mewujudkan infrastruktur wisata yang dapat menunjang perkembangan Kawasan Geopark di wilayahnya, pihak pemerintah kecamatan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) mengusulkan adanya Restoran yang mampu menyediakan lahan parkir yang cukup luas, untuk menampung kendaraan pariwisata seperti Bus dan lainnya.

“Itu tertuang dalam Musrenbang kita, seperti sekarang banyak wisata-wisata yang ada di kita yang jalanya kecil, sehingga kita mengajukan, contohnya kemari di Bapedalitbang, kita menginginkan jalur utama di Cibungbulang itu ada restoran yang memiliki lahan parkir yang luas, yang bisa di tempati mobil dan bus para wisatawan,” ujarnya.

Camat juga mengatakan bahwa, wilayahnya juga membutuhkan jalan-jalan kecil menuju objek wisata sebagai jalur arlternatif para wisatawan, sehingga saat terjadi kemacetan para wisatawan dapat menggunakan jalan tersebut.

“Saat masuk ke lokasi saya juga ingin ada sodetan jalan kecil, apabila terjadi kemacetan jalan tersebut bisa jadi alternatif menuju tempat wisata, namun itu juga membutuhkan pembebasan tanah oleh Pemda,” katanya.

Camat juga menyampaikan bahwa, pihaknya tidak akan membatasi masuknya pengusaha luar ke Cibungbulang, namun pihaknya juga berharap pengusaha luar juga dapat bersinergi dengan para pengusaha lokal.

“Kita tidak akan membatasi pengusaha pariwisata masuk ke Cibungbulang, karena yang namanya seni budaya itu adalah is universal, jadi nanti pengusaha lokal dan yang dari luar harus bersinergi, sehingga saling memberi manfaat positif,” pungkasnya. (Randi)

Tinggalkan Balasan