Diduga Maraknya Penguna Arus Listrik Ala Spayol, P2TL Turun Gunung

0
73

Bogor, Kabar Negeri
Gencarnya kegiata Operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan pihak ke 3 ini, lantaran banyak Dugaan Masyarakat mengunakan tekhnik Separuh Nyolong (Spanyol). Hal ini di ucapkan koordinator petugas Lapangan PT. LAP, Rudi.

“Banyak didapati kelainan-kelainan dimasyarakat, mereka melakukan pelanggaran yang tidak sesuai aturan Perusahaan Lisrik Negara (PLN), diantaranya lakukan sadapan hantar dalam,” ucapnya, Senin (12/11/18)

Rudi juga menambahkan bahwa operasi rutini ini selain dilakukan di wiayah pemukiman padat penduduk, hal yang sama dilakukan di perumahan-perumahan komersil. Namun dalam kegiatan tersebut Tim P2TL dari PT. LAP yang juga didampingi anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri ini, hanya menunjukan surat tugas dari perusahaan dimana tempat mereka bernaung.

Sementara jika beracuan kepada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang di keluarkan PLN, diantaranya bahwa para pertugas wajib menggunakan tanda pengenal atau Idcard, juga disertakan lampiran surat tugas dari PLN wilayah yang menjadi target Operasi tersebut, Hal ini di sampaikan Humas PLN Pusat Trimukti saat di komfirmasi melalui WhastApp.

“Saat lakukan kegiatan Operasi P2TL tersebut, petugas harus Membawa Surat tugas dan memakai kartu pengenal, adapun surat tugas yang mengeluarkan dari PLN setempat di wilayah pelanggan berada,” terangnya.

Trimukti juga menyampaikan jika ada petugas P2TL yang tidak dapat menunjukan surat tugas dari kantor PLN wilayah, menurutnya masyarakat berhak untuk melarang atau menolak, “kalo tidak ada surat dari PLN dilarang aja untuk meriksa dirumah,” tegasnya.(Hs/As)

Tinggalkan Balasan