25 Kepsek Jadi Peserta Diklat Penguatan Kepala Sekolah Tangsel

0
5

Bogor, Kabar Negeri

Selama satu minggu penuh (04-11/11/2018) 25 Kepala Sekolah SD yang berasal Kota Tangerang Selatan, Banten, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah yang diselanggarakan di Hotel Taman Teratai, Puncak, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan wujud Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

DR. H. Supandi S.Pd.MA sebagai salah satu Trainer dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Ada banyak materi yang diberikan kepada kepala sekolah, diantaranya adalah Supervisi Akademik, Supervisi Tenaga Pendidikan, Kepemimpinan, Literasi Digital dan yang lainnya, kurang lebih sekitar 14 materi, yang harus disampaikan kepada para peserta.

“Jadi seluruh peserta ini adalah para kepala sekolah yang telah menjabat, jadi berdasarkan Permendikbud Nomor 15, para kepala sekolah harus mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah, karena Kepala Sekolah itu tugasnya sebagai manager, superviser dan sebagai kewirausahaan,” katanya, Rabu (07/11/2018)

Supandi juga menyampaikan bahwa ada Sanksi jika para sekolah tidak mengikuti kegiatan ini, diantaranya akan berimbas kepada guru, yang sertifikasinya tidak turun jika kepala sekolah tidak ikut, juga akan berimbas kepada keuangan BOS dan BOS Daerah, “karena kepala sekolah harus punya legitimasi sertifikat, masuk didalamnya harus punya NIKS,” katanya.

Supandi juga mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah, untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dibidang Pedagogik, Managerial, Sosial dan dibidang Kepribadian.

Disamping itu M. Ikhlas selaku Pelaksana Kegiatan, yang juga menjabat sebagai staff di Seksi Teknis Funsional, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tengerang Selatan, menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini 25 peserta diberikan Fasilitas Kamar Hotel yang setiap kamar diisi oleh 2 hingga 3 peserta, makan dan Snack dan Bus Antar Jemput.

M. Ikhlas juga mengatakan untuk lokasi penyelengaraan ditentukan Hotel di Kabupaten Bogor, karena bertujuan untuk memberikan lingkungan yang nyaman kepada para peserta, agar dalam menyerap materi para peserta lebih fokus dan lebih segar.

“Sebenarnya untuk Tangerang Selatan sendiri sudah tidak boleh keluar daerah, namun karena Hotel-hotel yang ada di Tangerang Selatan diakhir tahun ini sudah penuh, kita tujukan ke puncak karena, para peserta ini kan kepala sekolah dan usia pun sudah mulai lanjut dan hal ini pun sudah diketahui dan disetujui oleh Pemkot,” katanya, Rabu (07/11/2018). (Hs/Rn)

Tinggalkan Balasan