Tragis Diduga Dicekoki Miras, AY Digagahi Teman FB

0
4

Bogor, Kabar Negeri
Sungguh malang nasib AY (16), diduga dirinya digagahi oleh dua orang pria yang berinisial EN dan US, saat AY dalam keadaan mabuk tak sadarkan diri, karena dicekoki minuman keras (Miras) oleh pelaku.

Kejadian tragis itu terjadi bermula saat AY bertemu dengan dua orang pelaku yang Ia kenal melalui media sosial Facebook, sekitar bulan Mei 2018 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, lalu korban diajak jalan-jalan ke Curug yang ada di wilayah Kecamatan Tenjolaya. “Kenal di FB sih, ngajak jalan ke curug bersama kawan kawanya,” kata AY kepada newskabarnegeri.com.

AY juga menceritakan bahwa dirinya saat itu dijemput oleh kawan pelaku RI di rumahnya Pukul 10.00WIB, untuk menuju titik kumpul yang akhirnya korban ketahui ternyata adalah rumah IL kawan dari EN dan US, disalah satu wilayah Desa Petir, Kecamatan Dramaga.

Setelah 3 jam lamanya AY menunggu namun tak kunjung juga jalan ke tujuan, AY pun jenuh dan menanyakan hal tersebut, “kok blm jalan juga?,” tanya korban, namun EN menjawab “sebentar ya, lagi nunggu teman,” kata Korban menirukan Pelaku.

Namun ternyata hingga Pukul 15.00WIB tidak kunjung jalan, dengan kesal dan jenuh korban menayakan untuk yang terakhir kalinya, “kok gak jalan jalan juga sih,” tanyanya bernada sedikit kesal, namun EN menjawab sambil memegang pergelangan tangan korban dan menarik masuk ke dalam salah satu kamar, “betar lagi teman datang,” kata Korban menirukan pelaku.

Merasa diperlakukan sedikit kasar dan merasa aneh korban sempat menghardik dan mengatakan “kok kekamar sih?,” kata Korban, namun setelah masuk ke dalam kamar ternyata sudah ada terlebih dahulu, seorang pria yang belakangan diketahui berinisial US, lalu US mengunci kamar tersebut.

Selanjutnya EN menawarkan Minuman dengan sedikit memaksa, sambil menyodorkan sebuh gelas berisi cairan berwarna bening ke korban, namun karena terdesak situasi takut, korban pun meneguk minuman itu. Berdasarkan pengakuan Korban dirinya merasakan keanehan dengan rasa dan aroma minuman tersebut, “kok gini sih, pahit, rasanya gak enak,” tutur AY saat itu, tapi pelaku malah memaksa agar korban menghabiskan minumannya, sambil bernada kasar, “enak juga, habiskan !,” tiru korban menuturkan.

Akibat meminum minuman itu, tak berapa lama korban merasa pusing-pusing hingga tak sadarkan diri, “setelah minum, gak lama kepala saya terasa pusing, gak kuat, lalu gak engeuh apa-apa,” ungkapnya. Dalam kondisi tak sadarkan diri, saat itu lah korban diduga digagahi EN dan US secara bergilir.

Mengetahui ada yang ganjil terjadi padanya, korban menagis dan merintih sakit bercampur rasa takut, namun takut terjadi sesuatu, hal ini pun tidak diungkapkan terhadap pelaku saat itu. “Setelah itu aku merasakan ada yang beda namun aku takut, aku nagis we, sambil minta dianter pulang, itu juga gak buru-buru dianterin pulang,” kata AY.

Khawatir kebejadnya diketahui, EN menenagkan korban dengan mengatakan, “jangan nagis terus malu sama orang,” tutur Korban menirukan, tragisnya seusai korban diperlakukan tidak manusiawi oleh ke Dua pelaku, akhirnya korban dianter pulang kembali oleh RI dan tiba di rumah Pukul 22.00WIB, hingga kini korban bungkam seribu bahasa.(Hs/As)

Tinggalkan Balasan