Statistik Artikel Berita 9 views

Mabes Polri Adakan Keterangan Pers Terkait Kasus Kerusuhan Medan & Jakarta

Jakarta | newskabarnegeri.com

Kamis (15/10/2020) tepat pukul 15:00 WIB, bertempat di Mabes Polri Jakarta diadakan jumpa pers mengenai penangkapan terhadap orang-orang yang diduga telah melanggar Undang-Undang Transaksi Elektronik / UU ITE , yang mana dalam Undang-Undang tersebut mereka terancam dikenakan sangsi berupa hukuman diatas lima tahun sehingga mereka kini harus ditahan.

Ada empat orang yang ditangkap di Medan, masing-masing yakni : KA, J, D dan WRP. Sedangkan empat orang lagi yang ditangkap di Jakarta yakni : SN, JH, AP dan KA.

Baca Juga :  Bertemu Presiden, Tokoh Papua Ingin Ada Istana Kepresidenan di Jayapura



Dalam keterangan persnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, ada indikasi yang kuat antara peserta kerusuhan dengan mereka yang melanggar UU ITE. sebab berdasarkan jejak digital dan data-data yang didapat dari Team Siber Mabes Polri terlihat jelas adanya narasi-narasi ujaran kebencian dan hasutan terhadap Pemerintah dari mereka terkait dengan pengesahan Undang-undang Cipta Kerja / Omnibus Law tersebut.

Baca Juga :  Sekjen Kemensos Optimistis RUU Peksos Selesai Dibahas DPR, September 2019

Hal ini pun terlihat dari ponsel yang ada di tangan perusuh tersebut, dimana narasinya sama dengan mereka orang-orang yang ditangkap yakni, ujaran kebencian, ajakan dan hasutan serta berita bohong / hoak kepada Pemerintah, imbuhnya.

Ketika menjawab pertanyaan awak media apakah kerusuhan ini terkait dengan kerusuhan-kerusuhan sebelumnya, Argo menjawab bahwa itu semua bisa saja terjadi namun harus dibuktikan dulu dengan bukti-bukti penyelidikan yang nyata dan akurat sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan, pungkasnya. (Wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *