49 views

Ini Penyebab, 13 Desa di Cigudeg & Nanggung Diperiksa BPK

Bogor | newskabarnegeri.com

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memeriksa 13 Desa terdiri dari 2 Kecamatan Nanggung Dan Cigudeg, di Kantor Kecamatan Nanggung, Selasa (1/10/2020). Pemeriksaan berkaitan dengan dana desa yang digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Tujuh Desa di Kecamatan Nanggung yang diperiksa yakni Desa Malasari, Curugbitung, Cisarua, Pangkaljaya, Bantarkaret, Parakanmuncang, Kalongliud. Sementara 6 Desa dari Kecamatan Cigudeg yakni Sukamaju, Argapura, Cigudeg, Banyuresmi, Cintamanik dan Banyuwangi.



Dalam kesempatan tersebut Kepala desa beserta stafnya datang ke kantor Kecamatan Nanggung dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan untuk diperiksa pendahuluan BPK.

Baca Juga :  Kepala Desa Cibening : BUMDes Gagal Urusanya Ama BPK & Kejaksaan Akan Bertindak

Dadan Syarip Mutoan bagian Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), menjelaskan bahwa ini merupakan rangkaian program agenda Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pemeriksaan terhadap 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Ada 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor, hari ini Nanggung dan Cigudeg, besok Tenjo dan Jasinga kemarin Tanjungsari, Cariu Sukamakmur dan Megamendung. Sebaran tersebut awalnya sebaran Covid 19 yang menjadi dasar. Jadi semua sempel Konsentrasi di zona hijau,” tuturnya, Selasa (1/9/2020)

Dirinya juga menerangkan bahwa nanti hasil dari pemeriksaan BPK akan tindak lanjuti oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan koordinasi RKPD, Inspektorat Kabupaten, Provinsi kemudiam DPMD Kabupaten termasuk BPKnya Sendiri.

Baca Juga :  Ada Apa Dibalik Musda Forum UMKM Kab. Bogor ?

Sementara Camat Nanggung, Ae Saepullah, menjelaskan bahwa tidak semua Desa dilakukan Pemeriksaan BPK, hanya 7 Desa yang hari ini di periksa BPK berkaitan dengan Dana Desa Covid 19 khususnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menggunakan Dana Desa.

“Harapannya Desa akan terbina secara administrasi dan terealisasi di lapangan bisa sesuai dengan apa yang di harapkan dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tuturnya, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga :  Realisasi Kartu Tani Di Kecamatan Tenjolaya Kab. Bogor

Sementara itu Pardi Camat Cigudeg menuturkan bahwa pemeriksan ini sebetulnya yang di periksa itu adalah Kemendes PDTT, namun karena realisasi programnya ada di Desa Pihak BPK mengambil Sempeling dari beberapa desa yang ada di Kabupaten Bogor, diantaranya 6 Desa di Cigudeg.

“Semuanya sudah mempersiapkan data-datanya dan mudah-mudahan tidak ada yang bermasalah, karana memang maksud dan tujuan BPK itu di samping pemeriksaan sebetulnya ada unsur pembinannya juga,” katanya, Selasa (1/9/2020). (Andriansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *