Kadis Sosial, Rustandi : KPM Jangan Diam Kalo Merasa Dirugikan

Bogor | newskabarnegeri.com

Kepala Dinas Sosial Kebupaten Bogor, Rustandi kembali menegaskan bahwa yang terpenting bagi Agen Bank Mandiri Program Bantuan Sosial Pangan (BSP) yang dulu disebut BPNT adalah, melaksanakan distribusi barang-barang sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum), dengan memperhatikan Tepat Sasaran, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Waktu dan Tepat Administrasi.

“Perlindungan hukum nya itu tergantung dia melanggar atau tidak, ketika dia tidak melanggar tapi disangkakan melanggar ya itu harus dibela, tapi yang kemudian dia melanggar paling tindakan prefentifnya dicabut agenya, ketika dia melanggar tidak sesuai dengan Pedum dicabut nanti oleh Bank Mandiri,” kata Kepala Dinas, saat Melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kecamatan Tamansari, Jumat (26/06/2020).

Baca Juga :  Desa Kalong Liud Jadi Tuan Rumah HUT RI ke 74 Kecamatan Nanggung



Rustandi juga menerangkan ketika Komoditi barang beratnya kurang seharusnya ditambah, jika kualitasnya yang kurang harus juga dikembalikan dan diganti. Karena Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak meminta ganti barang yang tak sesuai Pedum.

“Kalo ada warga yang merasa kualitasnya tidak bagus kembaliin, itu adalah kewajiban agen, agen kan kalo agen Mandiri pastikan harus dia ada stok, tapi kalo agen penyalur (Pemasok/ Supplier) dia bertanggungjawab untuk mengganti, KPM jangan diam kalo merasa dirugikan,” katanya, saat melakukan Monev didampingi Camat Tamansari, Bayu Ramawanto dan Kapolsek Ipda Kusnadi S.IP.(Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *