Dirjen PFM Kemensos Tegaskan Peran Tikor & Himbara Dalam BSP

Jakarta | newskabarnegeri.com

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM), Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Asep Sasa Purnama menjelaskan dengan mengacu Pedum Bansos Sembako yang dikeluarkan oleh Menko PMK selaku Ketua Tim Pengendali Pelaksanaan Penyaluran Bansos Non Tunai (BPNT) yang sekarang bertransformasi menjadi Bantuan Sosial Pangan (BSP) yang dikeluarkan Desember 2019, ditandatangani oleh Bapak Muhadjir Effendy. Antara lain menyatakan bahwa Pengawasan BSP dilakukan secara berjenjang.

“Mulai dari Tingkat Desa/Kelurahan oleh Perangkat Desa/Aparatur Kelurahan. Tingkat Kecamatan oleh Tim Koordinasi (Tikor) Kecamatan yang di Ketuai Camat, di Tingkat Kab/Kota oleh (Tikor) Kab/Kota, dan sebagai Ketuanya adalah Sekda Kab/Kota, dan Sekretarisnya adalah Kadinsos Kab/Kota, Di Tingkat Provinsi juga ada Tikor Provinsi dengan Ketuanya Sekda Provinsi dan Sekretarisnya Kadinsos Provinsi,” tutur Asep Sasa saat dihubungi newskabarnegeri.com, Selasa (23/06/2020).

Baca Juga :  FPII : Jangan Ada Kompromi Terhadap Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan



Kemudian Asep Sasa juga menyampaikan bahwa fungsi Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam BSP ini adalah, Mengecek kelengkapan data dari Kemensos, Melakukan pencetakan Kartu Kesejahtraan Sosial (KKS) sesuai Data yang diserahterimakan oleh KPA di Kemensos, Melakukan sosialisasi dan edukasi KKS kepada Tikor Bansos Pangan, Tenaga Pelaksana Bansos Pangan, Camat, Perangkat Desa/Aparatur Kelurahan, e-warong dan KPM.

Baca Juga :  Program BSP Karehkel Berpolemik Diduga Tikor Desa Tidak Paham Pedum

“Himbara juga bertugas Melakukan distribusi dan aktivasi KKS kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Menyalurkan dana bantuan program ke rekening KPM, Berkoordinasi dengan Tikor Bansos Pangan Kab/Kota utk mengidentifikasi toko/warung/kios/penjual bahan pangan yang dapat dijadikan e-warong,” katanya.

Asep Sasa juga melanjutkan, bahwa Himbara juga harus Memastikan ketersediaan e-warong dengan jumlah dan sebaran yang memadai, Menyediakan mesin pembaca KKS di e-warong sesuai ketentuan Bank Penyalur, Melakukan Pemantauan dan Pengawasan kepada e-warong untuk memastikan pemenuhan prinsip-prinsip pelaksanaan program.

Baca Juga :  Presiden Dorong Anak Muda Berani Ambil Peluang dan Memulai Bisnis

“Himbara juga harus Membuat laporan atas realisasi penyaluran dan transaksi bantuan secara real time kepada Ditjen PFM Kemensos yang dapat diakses oleh Tim Pengendali,” pungkasnya. (Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *