Koordinator TKSK Kota Bogor : Plastik Kemasan Merupakan Bagian Service E-Warung

Bogor | newskabarnegeri.com

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Bogor, Agus Mulyadi menanggapi adanya E-Warung/Agen BNI-46 yang menjual Plastik Kemasan untuk Bantuan Sosial Pangan (BSP) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di salah satu kelurahan di Kota Bogor, dirinya mengakui pada tahun 2017 pernah terjadi hal yang sama.

“Saya hanya memberikan anjuran, boleh jual plastik tetapi jangan seperti sembako sudah dimasukan ke kantong kresek, diserahkan kembali kepada KPM mau beli atau tidak. Kalau sudah dikantongin ke keresek seolah, jual paksa kantong kresek walaupun tidak mengharuskan membayar kresek,” kata Agus saat dihubungi Media, Sabtu (13/06/2020).

Baca Juga :  Lembaga Swadharma Pamong Budaya Kabupaten Bogor Terbentuk



Dirinya juga menilai seharusnya Plastik Kemasan itu merupakan bagian dari service seperti layaknya di warung, bahkan dirinya lebih menganjurkan KPM membawa sendiri kantong/kresek dari rumah. “Seharusnya E-Warung/Agen penyalur lebih peduli akan dampak negatif dari kantong kresek dan itu sudah saya sampaikan,” katanya.

“Khusus saya TKSK bertugas BSP wilayah Kecamatan Bogor Timur merasa kesal kalau ada E-Warong/Agen penyalur BSP selalu mengondisikan lebih awal, sembako sudah dimasukan ke kantong kresek,” tuturnya.

Baca Juga :  Jelang Deklarasi Kebangsaan, DPC PWRI Gelar Rapat Kerja

Memurutnya terlebih saat ini Wali Kota Bogor sudah lama mengkampanyekan tanpa kantong kresek, “saya sendiri kalau belanja ke warung terdekat barang yang saya beli misal mie rebus, saya selalu menolak kalau dikasih kantong krsek, apalagi sifatnya ga mudah rusak/pecah,” pungkasnya.(Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *