DKI Jakarta Perpanjang PSBB Hingga 4 Juni 2020

Jakarta | newskabarnegeri.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus mengajak seluruh komponen masyarakat bersatu melawan Covid-19, karena menurutnya tanpa kita bersatu maka kita tidak dapat tuntas menangani Covid-19.

Data yang di peroleh Pemprov DKI Jakarta per 19 Mei 2020 total Positif terkena COVID-19 6053, 1963 Dirawat, 1417 Sembuh, 487 Meninggal, 2213 Isolasi Mandiri, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 7899, dirawat 7% 585 Orang, Pulang Sehat 7314, dan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) Total 21743, dirawat 228, sembuh 21515.



Situasi pertengahan Maret 2020 Pemprov DKI Jakarta melakukan penutupan sekolah (belajar di rumah), Perusahaan (kerja di rumah), Car Free Day sampai dengan tempat hiburan semua di tutup.

Menurut Data yang di kumpulkan oleh Team Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, mulai dari awal pertengahan Maret 2020 terjadi peningkatan yang di rumah saja hampir 60% dari warga DKI Jakarta.

Baca Juga :  PT. Sepatu Bata Tbk & Direksinya Digugat Karyawannya

“Lonjakan yang signifikan ini merupakan keseriusan warga DKI JAKARTA menangkis penularan Covid-19 dengan berada di rumah saja,” ujar Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Data Pemprov DKI Jakarta dampak Proporsi di rumah saja atas laporan kasus perhari di DKI Jakarta, masyarakat yang di rumah saja meningkat bisa prediksi 2 Minggu ini kasus menurun, jika masyarakat di luar makin banyak maka prediksi dalam 2 Minggu kasus akan meningkat untuk Covid-19 ini.

“Per Maret 60% di rumah aja 2 minggu menurun, dan pada bulan mei kembali meningkat di karenakan PSBB kami berlakukan pagi – sore (longgar), sebagian masyarakat Disiplin Di Rumah Saja makin banyak Dirumah Saja makin menuruh angka penularan Covid-19,” kata Anies.

Baca Juga :  Presiden Mengingatkan Belanja Negara Harus Mendatangkan Manfaat Nyata Bagi Kesejahteraan Rakyat

Disamping itu para ahli Epidinologi menyusun sebuah rumusan seberapa besar tingkat penularan menggunakan Reproduction number untuk 14 Maret penularan virus Covid-19 yakni di angka 4 dalam arti 1 orang tertular 4 orang terkena virus Covid-19, dan dalam periode pertengahan bulan April – Mei berhasil menurun angka 1.

“Alhamdulillah berkat kita semua terutama 60% memilih di rumah saja ini bisa tercapai, dari penurunan tersebut Pemprov melakukan trising dari Dinas Kesehatan, isolasi. Untuk PSBB akan Selesai 21 Mei 2020, bila kita semua melakukan Kedisiplinan Dirumah Saja setelah 2 Minggu ini kita bisa keluar dari Fase PSBB,” ujar Anies Baswedan.

Baca Juga :  BPD Berperan Awasi Dana Desa

Dalam Kedisiplinan masyarakat dapat beraktifitas normal kembali dan tetap harus mengikuti anjuran pemerintah dalam protokol yakni Tetap Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Jaga Kebersihan, Jara Jarak, Hindari Kerumunan, Hindari Interaksi, serta Kurangi Kegiatan Diluar, maka DKI Jakarta bisa mengendalikan virus Covid-19.

“Alhamdulillah dalam 2 bulan ini kita semua bisa saling bekerja sama mengendalikan virus Covid-19. Maka Gugus Tugas Pemrov DKI Jakarta akan menambah PSBB mulai 22 Mei 2020 sampai dengan 4 Juni 2020 ini bisa penghabisan terakhir jika Semua Displin,” kata Anies. (Dimas Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *