13 views

Wawar Ciomas Putus Pandemi Covid-19

Bogor | newskabarnegeri.com

Menyikapi penyebaran Pandemi Covid-19 atau Corona akhir-akhir ini di Negeri kita khususnya Wilayah Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor Camat Ciomas, Drs. Chairuka Judianto, M.Si mengambil sikap demi terputusnya rantai penyebaran Covid-19 seuai dengan Surat Edaran Bupati Bogor, No 443-671 pertanggal 18 Maret 2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN.

Ada beberapa langkah nyata yang diambil oleh Pemerintah Kecamatan Ciomas, diantaranya, menghimbau seluruh unsur pemerintah baik di Desa-Desa dan Kelurahan di Kecamatan. Agar tetap memprioritaskan pelayanan bagi warga masyarakat, tetapi tetap memperhatikan arahan KEMENKES RI agar masyarakat tetap sehat dan terhindar dari paparan sebaran virus Corona.



Selain itu, Chairuka juga menghimbau kepada dunia usaha yang ada di kecamatan Ciomas agar meyediakan hand sanitizer di kios-kios, warung-warung dan retail yang melayani kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Pungutan Rp. 15 - 392 Ribu Per Siswa Di SDN Neglasari 1, Untuk Apa ?

Himbauan pun diarahkan untuk para Kepala Desa dan Lurah agar bekerja sama dengan unsur pemerintah : POL PP, Damkar, Polsek, Koramil, Puskesmas, UPT, Linmas dan juga tokoh masyarakat termasuk para Relawan Sosial diantaranya, TKSK, PSM, Karang Taruna, Tagana, Satgas Destana dan relawan lainnya, untuk senantiasa berpartisipasi aktif melaksanakan Wawar (pemberitahuan keliling) ke seluruh wilayah kerja masing-masing.

‘Kami saat ini melaksanakan ikhtiar duniawi yang diawali dengan penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Kecamatan dam Masjid Besar Al Farhan, dan sekarang berlanjut di wilayah Desa Pagelaran, kegiatan ini kami lakukan demi sehatnya lingkungan Ciomas,” tutur Camat Ciomas seusai melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di Desa Pagelaran.

Sementara itu Budi Soleh Kurniawan, selaku Lurah Padasuka juga mendukung langkah positif yang di laksanakn oleh Pimpinan Kecamatan Ciomas, mengajak semua unsur Pemerintah dan Tokoh Masyarakat termasuk para relawan sosial, untuk menjalin kerjasama yang baik dengan para Pengurus DKM Masjid, Pangurus Mushola dan juga pengurus Majlis Ta’lim yang ada di wilayah masing-masing untuk menyebarluaskan ‘wawar’ dan seruan kepada seluruh masyarakat agar tetap di rumah.

Baca Juga :  Sekelumit Masalah Program BPNT

“Jangan keluar kecuali untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan alat kebersihan seperti disinfektan, hand sanitizer dan sabun untuk kebersihan rumahnya, melalui pengeras suara di Masjid, Mushola dan Majlis Ta’lim di lingkungan masing-masing,” pungkas Budi.

Hal ini juga di respons positif oleh Mang Tommiee TKSK Ciomas, yang juga turut meyebarluaskan Wawar dan himbauan agar masyarakat tetap di rumah dan selalu menjaga kondisi kesehatannya.

“Semoga ikhtiar duniawi dan ikhtiar illahiah kami di Ciomas berbuah manis, masyarakat terbebas dari wabah Virus Corona. Terimakasih yang tak terhingga kami bagi semua unsur baik dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga bagi para relawan sosial, yang berpartisipasi aktif dan nyata bagi terwujudnya masyarakat ciomas yang sehat, dan teratasinya masalah penyebaran virus corona di wilayah ciomas sampai tuntas,” kata TKSK

Baca Juga :  Diduga Ada Proyek Siluman di JLD, UPT Jalan dan Jembatan Bungkam

TKSK juga mengajak Mari kita buat disinfektan dan menyemprotkanya secara mandiri di tiap rumah tangga dengan berkala, bisa dua hari sekali atau setiap hari. Kalau hanya saling mengandalkan bantuan orang lain dan bantuan pemerintah kecamatan saja, kapan bisa benar-benar bersih dari bakteri sekitar rumah kita masing-masing?, karena masing-kita ada keterbatasan. (Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *