Terkait Covid-19, 320 Siswa Prakerin SMK Negeri 1 Bogor Ditarik

Bogor | newskabarnegeri.com

Keputusan resmi Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah ditetapkan agar seluruh sekolah melaksanakan kegiatan belajar dari rumah masing-masing.

Surat edaran yang ditandatangani Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, menyebutkan itu semua dalam rangka pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan di Jawa Barat.



Disamping itu dalam mencegah Covid-19 sesuai surat edaran tersebut SMK Negeri 1 Bogor selain meliburkan siswa sejak 16 hingga 29 Maret 2020 juga, menarik para siswa yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau Praktek Kerja Industri (Prakerin) dari Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) yang bermitra dengan SMK Negeri 1 Bogor.

Baca Juga :  Upaya Warga Girang Sari Putus Pandemi Covid-19

“Kita tarik semua siswa yang PKL, sekitar 320 orang, untuk pemeriksaan kesehatan kebetulan para siswa sudah melakukan di perusahaan tempat mereka Prakerin dan PKL,” tutur Nani Maryani Rasyidin yang biasa disapa Bu Can, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Dunia Industri dan Humas SMK Negeri 1 Bogor.

Bu Can juga menyampaikan bahwa selain itu, Area sekolah pun untuk sementara ditutup dari akses luar, bahkan para Warga Sekolah kini dihimbau diantaranya menghindari kontak fisik langsung, menunda kegiatan diluar sekolah, mewajibkan menggunakan masker bagi yang Batuk dan Pilek dan membatasi tamu dari luar sekolah.

Baca Juga :  Dampak Pergaulan Bebas, Janin Bayi Mengambang di Selokan

“Warga sekolah dan keluarga yang berpergian ke Negara-negara yang terjangkit Covid-19 sesuai dengan yang dipublikasikan WHO untuk, tidak melakukan pengantaran atau penjemputan atau berada di area sekolah terhitung sejak 14 hari kembali ke tanah air,” pungkas Bu Can.(Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *