128 views

Fahrudin : Geng-geng Tauran Itu Ternyata Benderanya Bendera Sekolah

Bogor | newskabarnegeri.com

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin menilai Pendidikan bukan hanya tentang anggaran, menurutnya Anggaran yang dialokasikan pemerintah Pusat dan Daerah sudah sangat cukup besar, namun kwalitas pendidikan di rumah seharusnya tidak perlu menggunakan anggaran.

“Kalo kwalitasnya bagus pendidikan dirumah gak perlu pake anggaran, jadi antara kwalitas pendidikan dengan anggaran memang ada hubungannya, tetapi ketika itu juga masih kurang nanti jadi kambing hitam, padahal pendidikan semestinya tidak terlalu kita kaitkan dengan anggaran, terutama pendidikan akhlak,” kata Fahrudin, Jumat (31/01/2020).



Menurutnya Pendidikan moral juga adalah tanggungjawab Orang Tua, jika kwalitas pendidikan di keluarga bagus, anggota keluarga pastinya tidak akan pernah terlibat tauran, ketika pendidikan dikeluarga buruk pastinya ada yang salah di dalam keluarga.

Baca Juga :  Musim Kemarau Di Dramaga ?

“Dikatakan bagus juga kalo anak masih menyimpang perilakunya hampir bisa dipastikan ada yang salah, buruk pendidikan di rumah, kan kita punya keluarga, ada keluarga kita juga misalnya atau tetangga kita yang terlibat perkelahian dan lain sebagainya, itu karena memang pendidikan dirumah,” katanya.

Dirinya juga berpendapat bahwa masih ada kwalitas pendidikan di beberapa sekolah yang belum mampu meningkatkan kwalitas pendidikan moral, karena hanya ada beberapa sekolah yang terlibat tauran, lebih banyak yang tidak terlibat di Kota Bogor.

Baca Juga :  Kemeriahan Puncak Peringatan HUT Korem 061/SK Ke-69

“Berarti kita harus fokus membantu sekolah tersebut dalam memproses pendidikan anak-anak, kita lihat secara fisik, bagai mana ada gak fasilitasnya, kalo anak hanya di dalam kelas tidak ada Lapangan Olahraga, gak ada Lapangan Badminton, gak ada Meja Tenis, gak ada untuk kegiatan Ekstrakurikuler, anak akan jenuh nanti dia mencari kegiatanya,” tutur Fahrudin.

Dirinya berpendapat jangan biarkan anak sendiri mencarai kegiatannya karena akan berbahaya, terlebih anak juga tidak mempunyai wadah apa-apa, seharusnya sekolah yang dapar menyediakan wadah tersebut sesuai minat dan bakat anak.

Baca Juga :  Pamijahan Deklarasikan Pemilu Damai 2019

“Kalo saya lihat wadah-wadah ini masih sangat kurang di sekolah-sekolah yang terlibat tauran, berarti ada proses yang harus diperbaiki di sekolah, sekali pun kita mengatakan ini karena perhatian orang tua, ya gak bisa juga, karena geng-gang tauran itu ternyata benderanya bendera sekolah, bukan bendera orang tua, mereka sangat bangga dengan sekolahnya, jadi itu yang harus kita perbaiki,” pungkas Kepala Dinas.

Reporter : Randi
Editor : Randi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *