Pemkab Sukabumi & LSM Dampal Jurig Gelar Lomba Lintas Alam

Sukabumi | newskabarnegeri.com

Lomba Lintas Alam penghijauan jurang Rimba Gunung yang ke 10, Se Indonesia yang di ikuti 200 regu peserta dari berbagai Kota Kabupaten Sukabumi dan dari luar daerah lainnya, diadakan di Kecamatan Kadudampit dengan berkerjasama dengan LSM Dampal Jurig dan Bupati Sukabumi, merebutkan Piala bergilir Bupati Sukabumi, Pangdam Siiwangi dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Acara tersebut Turut dihadiri, Dandim 0622 Letkol Suyitno, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas Pariwisata, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, dan Muspika Kecamatan Kadudampit.

Dalam kegitan tersebut jalan santai mengambil rute star dari Kecamatan Kadudampit sepanjang 4 KM melewati area perhutani dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Wisata Alam Jembatan Gantung, Curug Sawer dan berakhir di lapangan sepak bola Cijagung Kadudampit, Sukabumi.

Bupati Sukabumi Drs. Marwan Hamami menyebutkan bahwa perlunya menjaga alam dan hutan untuk kelestarian dan kelangsungan hidup bagi generasi muda kedepan agar tidak menjadi persoalan alam ke masa yang akan datang.

Baca Juga :  Dirgahayu Gerindra, Undang Antusiasi Warga

“Jadi kegitan yang di lakukan oleh LSM Dampal Jurig yang di lakukan tiap tahun ini, untuk memberikan atau keyakinan bagi generasi muda agar terus bisa peduli kepada lingkungan, karna tangung jawab dalam persoalan lingkungan ini, harus menjadi tangung jawab kita berkelanjutan,” kata Bupati yang juga sebagai Pembina LSM Dampal Jurig.

Masih kata Bupati Sukabumi bahwa hal pengenalan lingkungan ini harus bisa jadi edukasi bagi tiap orang yang memanfaatkan alam sekitarnya, salah satu yang disinggungnya wisata alam Jembatan Gantung harus bisa memberikan edukasi terhadap wisatawan yang selama ini tidak ada.

“Bisa di bayangkan wisata yang hadir datang kesini, lari hanya untuk ke jembatan gantung bukan melihat hutan, tapi dari posisi jembatan gantung ini mereka harusnya di edukasi untuk mengetahui Curug Sawer bisa air nya seperti itu, karna berkat hutan yang dimiliki, coba kalo tidak ada hutan mana ada Curug Sawer, ini yang harus di lakukan edukasi yang belum terjadi, Taman Nasional hanya memiliki jembatan saja tapi edukasinya untuk rakyat yang memanfaatkan jembatan gantung tidak ada,” kata Marwan Hamami.

Baca Juga :  Tertutupnya Bonus Produksi & APBDes Cibening 2019

Bupati Sukabumi juga berharap agar kedepan mereka (Taman Nasional) harus memelihara dan melanjutkan kebijakan kebijakan kedepan agar lingkungan jangan sampai hancur.

“Nah ini, ini edukasinya kita lakukan dan kedepan merekalah yang memelihara dan melanjutkan kebijakan kebijakan kedepan dan mencermati lingkungan jangan sampai hancur,” tutup Bupati Sukabumi.

Camat Kadudampit Drs Zaenal Abidin dalam wawancara dengan newskabarnegeri.com mengatakan bahwa, acara tersebut dapat memperkokoh persatuan dan meningkatkan semangat anak muda atas kecintaannya terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Kepala Desa Baru Gunungmulya, Ada Apa...?

“Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan persatuan, meningkatkan semangat anak anak pelajar di Kecamatan Kadudampit, serta semakin meningkatkan cinta terhadap lingkungan, sehingga membantu kedepannya semakin hijau semakin indah semakin mendukung Pariwisata di Kabupaten Sukabumi,” kata Zaenal Abidin.

Ia juga berharap agar acara acara seperti ini semakin banyak pesertanya dan masyarakat semakin mencintai terhadap lingkungan.

Dengan adanya kegiatan tersebut Kapolsek Kadudampit Iptu Agus Suherman, SE menanggapi dengan positif menurutnya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sekitar.

“Ini bagus sekali ya, untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sekitar kita ya, ini pesertanya cukup antusias sekali mudah-mudahan para penerus bangsa, anak muda ini bisa berandil dalam rangka menghijaukan bumi kita,” kata Kapolsek Kadudampit.

Reporter : A. Supriatna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *