62 views

Program P3A Membangun : Walau Penggunaan Anggaran Tidak Transparan, Masyarakat Tani Kampung Cisalada Tetap Bersyukur

Bogor|newskabarnegeri.com

Secara Swadaya atau Gotong Royong Dalam Membangun Jaringan Irigasi atau Codetan Kali Cisalada, itu Bentuk Sukur Masyarakat Petani Kampung Cisalada Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Terhadap Pemerintah yang Telah Merealisasikan Dana Bantuan.

Pasalnya, jaringan irigasi hal yang penting dalam menunjang suksesnya di bidang pertanian, sehingga potensi ekonomi di sektor itu dapat terangsang dan tumbuh berkembang, ini yang menjadi nawacitanya pemerintahan di era kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden RI ke-7.

Di beberapa titik dareah wilayah Kabupaten Bogor, akhir ini tidak sedikit pesawahan yang mulai mengering diindikasikan 2 faktor. Faktor alamiah dan faktor ilmiah, sudut pandang secara ilmiah diantaranya tidak sedikit fungsi jaringan irigasi yang pernah ada rusak, lalu ketika pemerintah menciptakan regulasi kebijakan syarat dugaan tanpa didasari kajian yang menyeluruh, sehingga dampaknya kurang maksimal.

Baca Juga :  Cucu Samsu : Mau Tak Mau Desa Harus Ambil Peran di Dunia IT



Dusun Cisalada yang letaknya berada di wilayah Cisalada Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, persis di kaki Gunung Salak, yang dulu terkenal Dengan pesawahan yang subur dan makmur, tapi akhir-akhir ini sangat memprihatinkan.

Hal ini disampikan Ining sebagai ketua RT.01/RW.06 Dusun Cisalada, Rabu (9/10/2019) Pukul 16.30 WIB, menurutnya lahan pesawahan di wilayah tersebut sudah sekian lama tidak dapat digarap lantaran mengering, “Kebutuhan utama dalam bertani padi kan air, sementara kondisi air di wilayah Dusun Cisalada ini untuk minum pun susah,” katanya.

Dengan dana bantuan pemerintah tersebut warga Kampung Cisalada besama-sama lakukan kerja bakti dalam membang solokan atau jaringan irigasi tersebut hal ini pun di sampaikan Ining bahwa pengerjaan pembuatan jaringan irigasi itu Alhamdulillah selesai dikerjakan secara Gotongroyong warga Dusun Cisalada.

Bahkan kata Ining, wujud syukur bahwa bantuan tersebut akan direalisasikan masyarakat sudah musyawarah dan menyepakati dalam pengarjaannya nanti dilakukan secara Gotongrogong, “bahkan baru mendapat informasi bahwa bantuan akan turun saja, mengadakan pertemuan warga Dusun Cisalada, dalam musyawarah itu masyarakat Cisalada menyampaikan kesiapannya lakukan pengerjaan secara Gotongroyong untuk mensukseskan program itu, asalkan bantuan tersebut betul-betul terealisasikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Primus Yustisio : BUMN Dijadikan Kerjaan Politik

Dengan melakukan kerja bakti ini bentuk rasa syukur warga, dengan harapan pesawahan di kampungnya dapat di garap kembali seperti sedia kala. Hal ini juga di sapaikan Ining ketua RT di wilayah tersebut mewakili warganya.

“Warga sangat bersyukur atas bantuan itu, dengan harapan semoga kedepannya nanti pesawahan yang ada diwilayah kami bisa digarap seperti biasa, mengingat hampir keseluruhan warga di kampung Cisalada keseharian nya 85% berpropesi petani padi dan sisanya Sayuran,” katanya.

Baca Juga :  Cibatokan Unjuk Gigi, Cibungbulang Raih Penampilan Terbaik Festival Budaya Daerah 2019

Desas desus terdengar, bahwa yang di tunjuk sebagai Pelaksana Keraja adalah P3A Ketua Poktan Dadang, namun saat hendak dikomfirmasi terakhir 23 Oktober Pukul 11.00 WIB terkait teknis pengerjaan dan sumber anggaran juga nominal anggaran yang digunakan dalam pembangunan tersebut, hingga berita ini diterbitkan tidak berhasil di temui awak media.

Untuk melengkapi informasi tim menemui penyuluh wilayah Desa Purwabakti, Cibunian dan Ciasihan Dede Supiyandi di kantor UPT. “Saya mengetahui bahwa codetan/solokan di bangun, dan Alhamdulillah dengan dibangunnya itu harapannya warga poktan Cisalada biasa kembali menggarap sawahnya, soalnya kendala di sana ya air,” pungkasnya

Namun ketika awak media mengali informasi terkait teknis pengerjaan dirinya tidak mengetahui yang menurutnya itu buka kewenangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *