59 views

Ramdhani Presiden BEM KBM UNPAK : Kita Turunkan 2.000 Mahasiswa

Bogor, Jawa Barat

Ribuan Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor kembali melakukan aksi menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Rancangan Undang-undang Pertanahan.

Ramdhani Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pakuan (BEM KBM UNPAK) menuturkan, rencana awal aksi tersebut akan dilaksanakan di dua tempat yaitu, Tugu Kujang dan Balaikota Bogor. Dengan long march dari area Kampus Unpak, Ciheuleut, Bogor Timur melalui akses Jalan Cidangiang menuju Raya Pajajaran.

Baca Juga :  Celaka Saat HUT RI 74, Posko Kemanusiaan PWRI DPC Kab. Bogor Dampingi Korban



“Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan beberapa hal. Diantaranya, menolak pelemahan KPK, menolak RKUHP dan menolak RUU Pertanahan. Selain itu, untuk melawan kriminalisasi oleh aparat Kepolisian terhadap mahasiswa Unpak beberapa waktu yang lalu, hari ini kita turunkan 2.000 mahasiswa Unpak turut dalam aksi ini,” tutur Ramdhani kepada wartawan, Selasa (24/09/19).

Ramdhani mengatakan, dalam aksi tersebut pihaknya juga menyampaikan, terkait pembakaran hutan di Pekanbaru, Riau, dan Kalimantan, serta pencemaran lingkungan, yang sangat merugikan dan menyengsarakan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Lokakarya Mini Lintas Sektor Kec. Dramaga Wujud Inovasi & Evaluasi Kesehatan

“Aksi kali ini berbekal surat yang sudah dilayangkan sebelumnya bernomer 011/SPB/BEM KBM-UNPAK/IX/2019 perihal Pemberitahuan Aksi kepada Kapolresta Kota Bogor,” katanya.

Dari Pantauan dilapangan arus lalulintas sempat tersendat dengan perjalan ribuan mahasiswa Unpak Bogor, yang dibagi dalam dua gelombang. Hingga puluhan masyarakat pengendara roda dua dan roda empat pun turut mengabadikan moment aksi tersebut. (Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *