Statistik Artikel Berita 1.202 views

Wa..w Ternyata Pengambilan Semua Dana PKH Bisa Diwakilkan Pendamping

Bogor, Kabar Negeri
Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah langkah yang dinilai tepat oleh pemerintah, sebagai upaya peningkatan taraf kemandirian masyarakat dan membantu bagi masyarakat yang ekonominya belum cukup. Namun disamping itu, masih banyak problem dalam merealisasikan program tersebut.

Pasalnya salah satu ketua Kelompok di salah satu Desa di wilayah Kec. Leuwisadeng berinisial IN yang memiliki anggota kurang lebih 150 orang dari 5 RT, mengatakan bahwa kartu ATM, dan Nomor Pin para anggota PKH sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dikumpulkan pada dirinya dan saat akan ada pencairan dirinya menyerahkan ATM kepada Hendrik sebagai Pendamping PKH.

Baca Juga :  Presiden Jokowi & Ibu Iriana Salat Idul Adha di Kebun Raya Bogor

“Kartu ATM dan Nomor Pin semuanya dikumpulkan di saya, kalau mau pencairan sehari sebelumnya biasanya Pak Hendrik yang ngabari, lalu saya menghadap dan saya serahkan ke Pak Hendrik, dia yang nyairkan ke bank, setelah cair deserahkan lagi ke saya bersama uangnya, uangnya saya bagikan sementara kartu dan Nomor pinnya saya simpan lagi,” kata IN, yang sudah menjadi ketua kelompok PKH sejak 2007.

Disamping itu IN juga mengakui dirinya ikhlas menjadi Ketua kelompok PKH untuk membantu para KPM namun dirinya juga menerima uang Rp. 50.000 per KPM saat usai pencairan, dan uang terdebut dibagi-bagikan kepada pejabat lingkungan serta pendamping PKH.

Baca Juga :  Kadisdik Kota Bogor Berharap FPII Menjadi Ladang Kebaikan

“Setelah pencairan uang saya bagikan ke anggota, mereka ngasih ke saya 50.000/kpm, itu pun gak saya makan sendiri, saya bagi bagikan juga ke lingkungan dan setiap pendamping yang datang kesini, kan masa di diemin ya.. saya kasih juga sekedar buat beli bensi paling juga 200rb setiap datang kasian kan jauh jauh dateng gak di kasih,” pungkasnya.

Disamping itu salah satu pendamping PKH, Berinisial ANG yang pernah bertugas diwiliayah tersebut, mengatakan, bahwa dirinya tidak merasa menerima seperakpun dari IN, “saya berani dikomportir secara resmi, catatan di kantor Dinsos dan disaksikan oleh pihak yang berkepentingan serta kordinator tingkat kabupaten,” katanya.

Baca Juga :  Ini Sebabnya, PWRI Kab. Bogor Jadi Sorotan Wartawan Kota

Dengan adanya pengakuan IN ternyata berubahnya teknis pencairan bantuan PKH dari penerimaan tunai di Kantor Pos menjadi nontunai berupa Kartu ATM, yang dapat dicairkan di mesin ATM ternyata tidak dapat memutus langsung rantai Pungli dalam PKH, padahal dengan adanya teknis pencairan nontunai tersebut pemerintah bertujuan membiasakan para KPM menggunakan teknologi perbankan, serta menghapus Pungli dalam program tersebut.(Red)

2 thoughts on “Wa..w Ternyata Pengambilan Semua Dana PKH Bisa Diwakilkan Pendamping

  1. Assalamuaikum
    Orang tua saya penerima bantuan PKH di kec srirahayu kab bandung, namun setiap pencairan dana PKH selalu ada potongan dari pihak ketua kelompok PKH dan pendamping dengan alasan untuk uang kas, uang rokok dan sebagainya yang kadang tidak di mengerti. Dan tak jarang dilanjut dengan ketua kelompok datang kerumah2 untuk meminta uang seikhlasnya. Karena kebanyakan penerima bantuan adalah ibu2 jadi mereka takut untuk melapor dan bingung melapor pada siapa. Sedangkan jika mereka melakukan protes pada pihak pendamping mereka selalu di ancam dikeluarakan dari anggota PKH. Dan saya selaku anak penerima bantuan PKH juga merasa takut karena saya berasal dari keluarga tidak mampu untuk melaporkan masalah ini. Sedang kita tahu di negara ini BENAR saja tidak cukup, karena bisa saja saya yang di lapor balikkan. Kami sudah dapat kecil disunat pula! Mbok ya sekalian aja gak dikasih bantuan.. kalo akhirnya habis juga sama pungutan.
    Mohon bantuan untuk segera ditindak lanjuti.
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *